IHSG Melemah, Saatnya Memantau Saham-saham Big Caps

Selasa, 14 September 2021 - 07:04 WIB
loading...
IHSG Melemah, Saatnya...
Dua sentimen negatif jadi penyebab IHSG mengalami pelemahan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan ( IHSG ) berada di zona merah atau ditutup melemah 6,7 poin (0,11%) di level 6.088,1 pada perdagangan Senin kemarin, (13/9/2021). Setidaknya, ada dua sentimen negatif yang menjadi penyebab.

Pertama, menurut Reza Priyambada, analis Asosiasi Analis Efek Indonesia, pelemahan indeks merupakan imbas dari penutupan bursa saham global sejak Jumat (10/9) lalu. Selanjutnya, rencana pemerintah untuk menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap sembako, jasa pendidikan, dan kesehatan turut menjadi sentimen negatif dalam negeri.

Baca juga: 149 Saham Melempem, IHSG Melemah 24 Poin

"Pelemahan IHSG imbas dari penutupan bursa saham global di Jumat kemarin yang mengalami penurunan hingga sentimen dari dalam negeri karena ada rencana pemerintah untuk menaikan PPN," tuturnya saat dihubungi MNC Portal, Senin (13/9).

Reza memandang dua hal utama tersebut memicu investor untuk tidak masuk ke pasar dalam jangka waktu sementara. "(Ini) membuat pelaku pasar cenderung stay away dari pasar," ungkapnya.

Analisa Reza dibuktikan dengan transaksi pada Senin kemarin yang sebesar Rp9,2 triliun, turun dari pekan lalu yang biasanya berada di angka Rp11-12 triliunan. Di sisi lain, pelemahan indeks pada awal pekan yang meninggalkan level 6.100an terbilang masih wajar.

"Koreksi hari ini (Senin) di 6.088 masih berada di atas level support 6.043. Artinya ini masih koreksi wajar, karena aksi profit taking," kata Senior Research Analyst Infovesta Kapital, Praska Putrantyo, dalam 2nd Session Closing, Senin (13/9).

Baca juga: Dunia Sambut Seruan PBB untuk Bantu Afghanistan

Praska melihat pergerakan IHSG masih fluktuatif mengingat aksi jual investor asing yang menembus Rp140,78 miliar. Kepada investor, Praska merekomendasikan untuk mencermati sejumlah emiten big caps dari sektor perbankan, pertambangan, hingga properti-real estat dengan strategi buy on weakness.

Seperti diketahui, valuasi sepekan menunjukan indeks melemah 0,63% dan masih memerah dalam sebulan (0,84%). Namun, pergerakan IHSG secara year to date masih bertengger di range positif (1,82%).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved