Penanaman Mangrove Jadi Jurus Jitu Pulihkan Ekonomi Nasional

Jum'at, 17 September 2021 - 22:48 WIB
loading...
Penanaman Mangrove Jadi...
Luasan target rehabilitasi mangrove di Provinsi Papua adalah 1,500 haktare yang tersebar di 8 Kabupaten dengan 78 kelompok masyarakat atau melibatkan sekitar 2000 masyarakat. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai berdampak besar pada perekonomian global , tak terkecuali dengan Indonesia. Mengatasi hal tersebut, pemerintah pun membuat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sejak tahun lalu.

Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) merupakan salah satu lembaga pemerintah yang turut mengembangkan program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui restorasi gambut dan percepatan rehabilitasi mangrove.

Baca Juga : Polytama Dukung Program Pemulihan Ekonomi Melalui Vaksinasi

Lokasi target restorasi gambut dan percepatan rehabilitasi mangrove BRGM, salah satunya di Provinsi Papua. Kampung Armopa, Distrik Bonggo, Kab. Sarmi merupakan lokasi target penanaman mangrove BRGM tahun ini dan kemarin (15/9) telah dilakukan penanaman mangrove perdana.

Menurut Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Penanaman Pohon Bakau, Adrian Senis, masyarakat di Kampung Armopa yang menggantungkan hidupnya pada penangkapan ikan ini, menyambut baik program PEN BRGM yang diselenggarakan bersama BPDASHL Membrano ini.

Lantaran, tambahnya, masyarakat merasa adanya perhatian khusus dari pemerintah pusat, terutama Presiden Joko Widodo dan BRGM yang sangat peduli pada masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. “Kami terbantu dengan program ini karena sekarang ada pendapatan pasti,” kata Adrian dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Keantusiasan masyarakat, kata dia, terlihat jelas dalam keikutsertaan warga dan bergotong royong dalam menyukseskan penananaman mangrove seluas 40 hektare di Kampung Armopa.

“Kelompok kami beranggota 50 orang, tapi semua masyarakat juga terlibat dalam pekerjaan ini, kita gotong royong. Masyarakat merasa terpulihkannya mangrove bisa jadi sarang ikan bagi warga kampung, jadi mereka gak susah ke laut lagi cari ikan,” ujar Adrian kepada Sekretaris BRGM, Ayu Dewi Utari yang turut meninjau langsung penanaman mangrove di Papua ini.

Harapan Adrian juga diamini oleh Ayu. Pulihnya ekosistem mangrove bisa mengembalikan fungsi ekologi mangrove sebagai tempat pemijah biota laut, seperti ikan, udang dan kepiting.

“Insya Allah akan berhasil, dan harus berhasil. Karena kegiatan PEN ini memang diadakan untuk membantu masyarakat yang hidup berdampingan dengan ekosistem mangrove. Kembalinya ikan, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Ayu.

Baca Juga : Pertamina Monitor! Erick Thohir Pasang Target Bisa Cetak Laba Rp300 Triliun

Lebih lanjut, Ayu mengungkapkan, ketika menyusuri ekosistem mangrove di Kampung Armopa yang ditemani oleh Kepala Kampung dan Kepala BPDASHL Membrano, pemandangan alam disini sangat indah dan memiliki potensi untuk dijadikan daerah wisata.

“Ekowisata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga,” sambungnya.

Luasan target rehabilitasi mangrove di Provinsi Papua adalah 1,500 haktare yang tersebar di 8 Kabupaten dengan 78 kelompok masyarakat atau melibatkan sekitar 2000 masyarakat.

“Pola pelaksanaan penanaman mangrove BRGM dilakukan dengan masyarakat langsung, sistem pembayarannya pun melalui transfer langsung ke rekening pelaksana,” pungkas Ayu.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program MBG Bisa Genjot...
Program MBG Bisa Genjot Ekonomi Daerah jika Tata Kelola Diperbaiki
Tunggu Tanggal Mainnya,...
Tunggu Tanggal Mainnya, Kadin Bakal Meluncurkan Kajian soal MBGnomics
Pendaftaran Calon Ketum...
Pendaftaran Calon Ketum BPD HIPMI Papua Tengah Periode 2025-2028 Dibuka
Resmi Beroperasi, Pabrik...
Resmi Beroperasi, Pabrik Karet Remah di Aceh Pertama Siap Dongkrak Ekonomi Daerah
ASDP Gandeng Pelindo...
ASDP Gandeng Pelindo Luncurkan Vending Machine UMK di Pelabuhan Ajibata
Dorong Pertumbuhan Ekonomi...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, PLN EPI Sosialisasi Proyek Gasifikasi di Nias
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Program MBG Dinilai...
Program MBG Dinilai Bantu Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Rekomendasi
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Berita Terkini
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved