Soal Ekosistem Digital, Erick Thohir Ingatkan BUMN Agar Tak Kalah saing

Sabtu, 18 September 2021 - 18:01 WIB
loading...
Soal Ekosistem Digital,...
Menteri BUMN meminta perusahaan pelat merah terus memperkuat hilirisasi industri digital. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengingatkan perusahaan-perusahaan milik negara untuk mengantisipasi gelombang kedua industri digital di dalam negeri. Erick meminta perusahaan pelat merah agar terus memperkuat hilirisasi industri digital.

Sejak tahun ini, tegas Erick, transformasi digital BUMN sudah harus dilakukan. Dia mengatakan, transisi digital gelombang kedua diperkirakan terjadi dalam 3-5 tahun ke depan.

Baca Juga: Potensi Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp4.531 Triliun di 2030

"Jadi, kalau kita tidak memaksa diri kita untuk masuk di ekosistem digital, kita dosa sama negara kita. Karena kita membiarkan negara kita kalah bersaing," ujar Erick, Sabtu (18/9/2021).

Erick pun mengingatkan bahwa cepat atau lambat Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengundang jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju guna membahas gelombang kedua industri digital dalam negeri.

Baca Juga: Jalan Hidup Luhut, Tak Pernah Jabat Pangdam-Danjen Kopassus karena Anak Emas Benny Moerdani

Pengembangan dan penguatan ekosistem digital akan dilakukan secara agresif. Pemerintah pun fokus pada program-program digitalisasi, tidak saja direalisasikan di kawasan urban atau perkotaan, namun juga di daerah pedesaan.

"Dan tentu dengan program-program yang sedang diluncurkan juga. Pak Johnny (Menkominfo) memastikan, kalau dulu PLN listrik masuk desa, kalau sekarangkan teknologi masuk desa," ujarnya.

Erick menegaskan, teknologi menjadi bagian penting dari pembentukan digitalisasi desa. Program itu sekaligus menguatkan ekosistem digital yang dibidik pemerintah.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Rekomendasi
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Pro Kontra Fedi Nuril...
Pro Kontra Fedi Nuril di Medsos soal Capres yang Tak Dipilihnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved