Evergrande Terlilit Utang Rp4.270 Triliun, Adakah Imbasnya ke Sektor Properti RI?
Rabu, 22 September 2021 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: China Batasi Remaja Bermain TikTok hanya 40 Menit Sehari
Menurutnya, sentimen domestik dapat memacu peningkatan properti di Tanah Air sejalan dengan aturan baru anak di bawah 12 tahun boleh masuk ke dalam pusat perbelanjaan.
"Tentunya akan menambah jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan, objek wisata, nah peningkatan mobiliti akan dibarengi dengan peningkatan konsumsi, di mana itu adalah hal yang baik untuk ekonomi secara umum," tuturnya sembari berharap bahwa kabar Evergrande dapat cepat berlalu.
Jika koreksi terjadi di titik yang wajar, Lisa meyakini hal itu sebagai peluang investor untuk masuk (net-buy) di emiten-emiten yang baik secara fundamental.
"Properti di Indonesia masih baik-baik saja dan secara teknikal, ini bisa kita pakai sebagai kesempatan buy on weakness di beberapa saham," tandasnya.
Menurutnya, sentimen domestik dapat memacu peningkatan properti di Tanah Air sejalan dengan aturan baru anak di bawah 12 tahun boleh masuk ke dalam pusat perbelanjaan.
"Tentunya akan menambah jumlah kunjungan ke pusat perbelanjaan, objek wisata, nah peningkatan mobiliti akan dibarengi dengan peningkatan konsumsi, di mana itu adalah hal yang baik untuk ekonomi secara umum," tuturnya sembari berharap bahwa kabar Evergrande dapat cepat berlalu.
Jika koreksi terjadi di titik yang wajar, Lisa meyakini hal itu sebagai peluang investor untuk masuk (net-buy) di emiten-emiten yang baik secara fundamental.
"Properti di Indonesia masih baik-baik saja dan secara teknikal, ini bisa kita pakai sebagai kesempatan buy on weakness di beberapa saham," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :