Erick Thohir Ramal hanya 11 BUMN yang Bisa Setor Upeti ke Negara
Rabu, 22 September 2021 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
Belakangan, target tersebut direvisi pemerintah hingga di angka Rp30 triliun. Bahkan, estimasi dividen tahun ini masih tercatat rendah bila dibandingkan realisasi di tahun 2020, ketika total setoran lima BUMN saja mencapai Rp45 triliun atau setara 90,6% dari total dividen pemerintah pada 2020.
Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, lima BUMN penyumbang terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dengan kontribusi sebesar 26,4%. Selanjutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 22,2%, PT Pertamina (Persero) 19,1%, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, 17,8%, dan PT BNI (Persero) Tbk 5,2%.
Baca juga: DPR Minta Kominfo Segera Hapus Konten Muhammad Kece yang Masih Beredar di Internet
Target setoran dividen di 2022 pun masih tercatat rendah bila dibandingkan realisasi tahun lalu, karena estimasi kontribusi BUMN berada di angka Rp35,6 triliun. Proyeksi itu dituangkan dalam Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2022.
Pertimbangannya, kinerja BUMN dan makro ekonomi Indonesia mulai memasuki fase pemulihan secara perlahan pada awal tahun depan karena adanya vaksinasi Covid-19 yang dilakukan secara merata sepanjang 2021
Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, lima BUMN penyumbang terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dengan kontribusi sebesar 26,4%. Selanjutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 22,2%, PT Pertamina (Persero) 19,1%, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, 17,8%, dan PT BNI (Persero) Tbk 5,2%.
Baca juga: DPR Minta Kominfo Segera Hapus Konten Muhammad Kece yang Masih Beredar di Internet
Target setoran dividen di 2022 pun masih tercatat rendah bila dibandingkan realisasi tahun lalu, karena estimasi kontribusi BUMN berada di angka Rp35,6 triliun. Proyeksi itu dituangkan dalam Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2022.
Pertimbangannya, kinerja BUMN dan makro ekonomi Indonesia mulai memasuki fase pemulihan secara perlahan pada awal tahun depan karena adanya vaksinasi Covid-19 yang dilakukan secara merata sepanjang 2021
(uka)
Lihat Juga :