Ajib! Pendapatan 500 Perusahaan China 13 Kali PDB Indonesia

Senin, 27 September 2021 - 14:00 WIB
loading...
Ajib! Pendapatan 500...
State Grid memimpin daftar 500 perusahaan teratas China. Foto/chinadailyhk.com
A A A
JAKARTA - China merilis daftar 500 perusahaan paling top negara itu sepanjang tahun 2020 pada Sabtu kemarin (25/9/201). Data menunjukkan ada peningkatan kinerja bisnis dan struktur industri yang lebih baik.

Menurut daftar yang dirilis bersama oleh China Enterprise Confederation dan Asosiasi Direktur Perusahaan China itu, terungkap bahwa pada tahun 2020 pendapatan operasional gabungan dari 500 perusahaan teratas mencapai 89,83 triliun yuan atau USD13,9 triliun (setara 13 kali PDB Indonesia). Angka itu naik 4,43% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca juga: China Akan Pamer Jet Siluman Tercanggih J-20 dalam Airshow Terbesar

"Perusahaan-perusahaan itu meraup total keuntungan 4,07 triliun yuan, naik 4,59% dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan dalam daftar 2020," tulis Xinhua, dikutip Senin (27/9/2021).

State Grid Corporation of China, perusahaan listrik negara itu, menduduki puncak daftar. Dalam daftar Fortune 500 2021, pendapatan State Grida menembus USD386,6 miliar dengan laba USD5,5 miliar. Posisi kedua diikuti oleh China National Petroleum Corporation dan China Petroleum & Chemical Corporation.

Data menunjukkan ambang pendapatan dari 500 perusahaan China teratas meningkat sebesar 3,28 miliar yuan dari tahun lalu menjadi 39,24 miliar yuan. Jumlah perusahaan yang pendapatannya melebihi 100 miliar yuan naik menjadi 222, dengan delapan di antaranya melaporkan pendapatan lebih dari 1 triliun yuan.

Baca juga: Drama Pergantian Pochettino dan Perseteruan Panas Mbappe Semprot Neymar

Daftar tahun ini juga menunjukkan struktur industri yang lebih baik, karena lebih banyak perusahaan layanan berteknologi tinggi dan modern yang dimasukkan, seperti pembuat peralatan komunikasi dan perusahaan logistik.

Pengeluaran riset dan pengembangan (R&D )rata-rata dari 500 perusahaan teratas mencapai 2,94 miliar yuan, naik 17,95%. Rasio pengeluaran R&D mereka terhadap pendapatan operasional mencapai titik tertinggi baru sebesar 1,77%.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved