Menparekraf: Kita Gunakan Gold Standard dalam Sertifikasi CHSE
Senin, 27 September 2021 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
"Sertifikasi akan didistribusikan sehingga harga terjangkau dan jadi pola penerapan protokol kesehatan (prokes), dan nantinya pemerintah hanya memberikan bantuan ke pihak yang membutuhkan yaitu UMKM," tuturnya.
Pernyataan Sandiaga sekaligus merespons keberatan pengusaha yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta atas adanya program Sertifikasi CHSE bagi industri pariwisata, khususnya hotel dan restoran.
Ketua BPD PHRI DKI Jakarta Sutrisno Iwantono mengatakan, sejatinya praktik CHSE sudah menjadi best practice hotel dan juga termasuk dalam penerapan standar laik sehat, food safety management system dan Occupational Health and Safety Authority (OHSA).
"Prokes yang diterapkan hotel dan restoran sudah dilaksanakan dengan baik. Bahkan, hotel dan restoran adalah sektor yang paling siap dalam mengimplementasikan prokes tersebut," ujarnya dalam jumpa pers virtual, Senin (27/9/2021).
Baca juga: Menparekraf Sandiaga Akui Kunjungan Wisman Tahun Ini Belum Membaik
Pernyataan Sandiaga sekaligus merespons keberatan pengusaha yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta atas adanya program Sertifikasi CHSE bagi industri pariwisata, khususnya hotel dan restoran.
Ketua BPD PHRI DKI Jakarta Sutrisno Iwantono mengatakan, sejatinya praktik CHSE sudah menjadi best practice hotel dan juga termasuk dalam penerapan standar laik sehat, food safety management system dan Occupational Health and Safety Authority (OHSA).
"Prokes yang diterapkan hotel dan restoran sudah dilaksanakan dengan baik. Bahkan, hotel dan restoran adalah sektor yang paling siap dalam mengimplementasikan prokes tersebut," ujarnya dalam jumpa pers virtual, Senin (27/9/2021).
Baca juga: Menparekraf Sandiaga Akui Kunjungan Wisman Tahun Ini Belum Membaik
Lihat Juga :