Pertamina Edukasi Konsumen Gunakan BBM Berkualitas dan Ramah Lingkungan
Rabu, 29 September 2021 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan di kabupaten dan kota lainnya, masyarakat diedukasi menggunakan BBM berkualitas. Jenis Premium diprioritaskan untuk melayani kebutuhan nelayan, petani, UMKM, dan daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) seperti di Seko dan wilayah Pangkajene Kepulauan (Pangkep).
"Premium tetap kita sediakan tapi untuk nelayan dan masyarakat di wilayah 3T. Masyarakat umum kita harapkan mengisi BBM sesuai spesifikasi kendaraan," ungkapnya.
Baca Juga: Tren Menggembirakan, Masyarakat Sudah Sadar Pakai BBM Berkualitas Tinggi
Untuk rentang waktu pelaksanaan Program Langit Biru ini, PT Pertamina belum bisa memprediksi. Evaluasi akan dilakukan secara berkala berdasarkan antusiasme dan animo masyarakat.
"Sampai kapannya kita masih akan evaluasi terus secara berkala, rentang waktunya nanti akan kita sesuaikan agar mesin konsumen merasakan pengalaman berkendara menggunakan pertalite yang termasuk bahan bakar yang berkualitas dan ramah lingkungan," ungkap Taufiq.
Lebih jauh, dia menguraikan alasan PT Pertamina gencar melakukan edukasi dan mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM oktan tinggi. Tidak hanya karena ramah lingkungan, tapi juga sesuai dengan spesifikasi kendaraan keluaran terbaru (di atas tahun 2000-an).
"Jadi semakin berkualitas bahan bakar akan semakin baik untuk kendaraan. Jangka panjang, analoginya kalau salah minum air bisa sakit perut, komplikasi, masuk rumah sakit dan biaya lebih mahal. Mesin juga gitu, kalau salah pilih bisa jadi masuk bengkel dan biaya jauh lebih mahal," ujarnya.
"Premium tetap kita sediakan tapi untuk nelayan dan masyarakat di wilayah 3T. Masyarakat umum kita harapkan mengisi BBM sesuai spesifikasi kendaraan," ungkapnya.
Baca Juga: Tren Menggembirakan, Masyarakat Sudah Sadar Pakai BBM Berkualitas Tinggi
Untuk rentang waktu pelaksanaan Program Langit Biru ini, PT Pertamina belum bisa memprediksi. Evaluasi akan dilakukan secara berkala berdasarkan antusiasme dan animo masyarakat.
"Sampai kapannya kita masih akan evaluasi terus secara berkala, rentang waktunya nanti akan kita sesuaikan agar mesin konsumen merasakan pengalaman berkendara menggunakan pertalite yang termasuk bahan bakar yang berkualitas dan ramah lingkungan," ungkap Taufiq.
Lebih jauh, dia menguraikan alasan PT Pertamina gencar melakukan edukasi dan mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM oktan tinggi. Tidak hanya karena ramah lingkungan, tapi juga sesuai dengan spesifikasi kendaraan keluaran terbaru (di atas tahun 2000-an).
"Jadi semakin berkualitas bahan bakar akan semakin baik untuk kendaraan. Jangka panjang, analoginya kalau salah minum air bisa sakit perut, komplikasi, masuk rumah sakit dan biaya lebih mahal. Mesin juga gitu, kalau salah pilih bisa jadi masuk bengkel dan biaya jauh lebih mahal," ujarnya.
Lihat Juga :