Geber Produksi Blok Rokan, Pertamina Butuh Investasi USD3 Miliar

Rabu, 29 September 2021 - 18:50 WIB
loading...
Geber Produksi Blok Rokan, Pertamina Butuh Investasi USD3 Miliar
PT Pertamina (Persero) membutuhkan investasi sekitar USD3 miliar untuk melakukan pemboran sumur baru di Wilayah Kerja (WK) Rokan hingga tahun 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membutuhkan investasi sekitar USD3 miliar untuk melakukan pemboran sumur baru di Wilayah Kerja (WK) Rokan hingga tahun 2025. Adapun program 5 tahun ke depan hingga 2025 meliputi pemboran sumur baru, workover, optimasi waterflood, optimasi steamflood, serta CEOR Area A.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi Subholding Upstream Pertamina, Budiman Parhusip mengatakan, saat ini pemboran dilakukan sangat masif. Adapun target pemboran hingga akhir tahun 2021 sebanyak 161 sumur pengembangan dari rencana awal 44 sumur.

"Saat ini ada 15 rig yang beroperasi dan nantinya akan bertambah menjadi 17 rig. Jadi cukup masif dan aspek HSSE tetap kami kedepankan sehingga target 161 sumur di tahun 2021 bisa tercapai," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (29/9/2021).

Baca Juga: Sebulan di Pangkuan Ibu Pertiwi, Produksi Migas Blok Rokan Langsung Tokcer

Dia melanjutkan, pada tahun 2022 ditargetkan total pemboran mencapai 500 sumur pengembangan dan 2 sumur eksplorasi dengan penambahan rig pengeboran dri 17 rig menjadi 20 rig. Selain itu, juga dilakukan penambahan sumur workover dan well service rig dari 29 rig di tahun 2021 menjadi 35 rig di tahun 2022.

Kemudian di tahun 2023 ditargetkan total pemboran mencapai 500 sumur pengembangan dan 4 sumur eksplorasi. Direncanakan dilakukan pengembangan lapangan-lapangan dengan injeksi air (waterflood) baru (2023-2025) dan pengembangan area dengan injeksi uap (steamflood) Area 14 Duri (2023-2024).

Baca Juga: Pertamina Targetkan Pengeboran 161 Sumur di Blok Rokan Tahun Ini

Di tahun 2024 ditargetkan pemboran 400 sumur pengembangan dan 2 sumur eksplorasi dan di tahun 2025 juga melakukan pemboran 400 sumur pengembangan dan 3 sumur eksplorasi.

"Jadi pemboran yang akan dilakukan cukup banyak dan masif dari tahun 2021 sampai 2025," papar Budiman.
(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3250 seconds (10.55#12.26)