Penerima Beasiswa LPDP Ikut Buat Vaksin AstraZeneca, Sri Mulyani: Hadiah Luar Biasa
Rabu, 29 September 2021 - 21:30 WIB
loading...
Ternyata peneliti asal Indonesia yakni Indra Rudiansyah yang masuk dalam tim pengembangan vaksin AstraZeneca merupakan penerima beasiswa program LPDP. Sri Mulyani menyebutnya sebagai hadiah luar biasa. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Siapa sangka, ternyata peneliti asal Indonesia yakni Indra Rudiansyah yang masuk dalam tim pengembangan vaksin AstraZeneca merupakan penerima beasiswa program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) . Hal ini terang Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani , sebagai hadiah yang luar biasa.
"Anak-anak yang mendapatkan beasiswa, ada dari mereka yang penemu vaksin. That is awesome. Itu adalah suatu hadiah yang luar biasa," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (29/9/2021).
Baca Juga: Nah Loh! Sri Mulyani Tagih Utang ke Penerima Beasiswa LPDP
Lanjutnya, pemerintah ingin terus memupuk dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP sampai ke generasi mendatang. Menurut perhitungannya, dana abadi pendidikan yang dikelola pemerintah nominalnya sudah mencapai sekitar Rp90 triliun.
"Saat ini kita telah memiliki Rp81,7 triliun. Bahkan kalau ditambah di anggaran di bidang penelitian, perguruan tinggi, dan anggaran abadi di bidang kebudayaan, total anggaran sudah mencapai Rp90 triliun," ucap Sri Mulyani.
"Anak-anak yang mendapatkan beasiswa, ada dari mereka yang penemu vaksin. That is awesome. Itu adalah suatu hadiah yang luar biasa," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (29/9/2021).
Baca Juga: Nah Loh! Sri Mulyani Tagih Utang ke Penerima Beasiswa LPDP
Lanjutnya, pemerintah ingin terus memupuk dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP sampai ke generasi mendatang. Menurut perhitungannya, dana abadi pendidikan yang dikelola pemerintah nominalnya sudah mencapai sekitar Rp90 triliun.
"Saat ini kita telah memiliki Rp81,7 triliun. Bahkan kalau ditambah di anggaran di bidang penelitian, perguruan tinggi, dan anggaran abadi di bidang kebudayaan, total anggaran sudah mencapai Rp90 triliun," ucap Sri Mulyani.
Lihat Juga :