Geser Erick Thohir Jadi Menteri BUMN, Sharon Mulai Masuk Kantor Hari Ini

Kamis, 30 September 2021 - 11:10 WIB
loading...
Geser Erick Thohir Jadi...
Sharon Florencia menggantikan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN Kamis (30/9). FOTO/INSTAGRAM/@sharonflorencia
A A A
JAKARTA - Sharon Florencia pengganti Menteri BUMN Erick Thohir sehari mulai masuk kantor hari ini. Sharon pun langsung menghadiri penandatangan kerja sama antara Pupuk Indonesia dan Bank BRI terkait pemberian akses modal petani.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Erick Thohir yang sudah mempercayakan saya mengambil alih peran beliau hari ini menjadi Menteri BUMN," ujar Sharon saat memberikan pidato sambutan, di Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir Puji Konser Virtual Godbless yang Dihelat Telkomsel

Terdapat sejumlah catatan penting yang disampaikan perempuan asal Bekasi, Jawa Barat itu, untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Menurutnya, BUMN Pangan tidak saja menyediakan pembiayaan bagi petani, namun juga melakukan pendampingan hingga penyediaan akses pasar dan infrastruktur. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas para petani.

"Saya berharap kolaborasi antara Pupuk dan BRI ini benar-benar kita bisa meningkatkan produktivitas petani. Bukan saja penyediaan modalnya, bukan hanya sara produksi saja, tapi kita betul-betul membimbing setiap part atau bagian dalamnya. Kita sama-sama monitor begitu ya, kita juga memberikan akses pasar untuk hasil panennya," katanya.

Upaya mendorong daya beli masyarakat terhadap hasil produksi petani pun menjadi poin yang disoroti Sharon. Dia mencatat, kolaborasi antara BRI dan Pupuk Indonesia melalui program Makmur tidak saja hanya bersifat seremonial belaka, namun mampu diimplementasikan di lapangan.

Dengan cara itu, dorongan terhadap hasil produksi dan produktivitas petani bisa dilakukan secara baik. Bahkan, dia menyarankan agar kedua entitas pelat merah itu bisa memperluas program Makmur ke seluruh penjuru Indonesia. Baik di wilayah-wilayah hingga komunitas tertentu.

"Tentu, ini akan menjadi value lebih untuk setiap pelaku pasar untuk rantai pasok di dalamnya kaitannya juga dengan BUMN Holding Pangan sebagai off taker begitu, dan nantinya harapannya semua BUMN Pangan ini bisa saling membantu untuk kita sama-sama memperbesar pasarnya untuk petani sehingga UMKM kita bisa naik kelas tentuntunya," ungkapnya.

Program Makmur merupakan program agro solution yang bertujuan memberikan pendampingan dan pengawalan intensif kepada petani dan budidaya pertanian. Petani mendapatkan kemudahan akses permodalan, agro input seperti pupuk, benih, pestisida, kawalan teknologi budidaya, jaminan off taker, hingga asuransi bila terjadi gagal panen.

Baca Juga: China kepada NATO: Jangan Ikut Campur di Asia

Hingga saat ini, program Makmur telah meningkatkan produktivitas tanaman jagung sebesar 42 persen dan padi sebesar 32 persen. Dengan peningkatan tersebut, keuntungan petani jagung pun terdongkrak sebesar 46 persen dan petani padi sebesar 36 persen.

Adapun, komoditas yang menjadi fokus program ini yakni padi, jagung, cabai, kelapa sawit, singkong, kopi, lada, kakao, bawang merah, tebu, tembakau, nanas, dan manggis. Realisasi program Makmur hingga saat ini, secara nasional telah mencapai 40.332 hektar dan melibatkan 28.884 petani.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Serikat Pekerja Menyoroti...
Serikat Pekerja Menyoroti Perubahan Status BUMN, Kini Sekadar Jadi Entitas Bisnis?
Sah! Prabowo Teken UU...
Sah! Prabowo Teken UU 16/2025 Ubah Kementerian BUMN Jadi BP BUMN
Perbedaan BP BUMN dan...
Perbedaan BP BUMN dan Danantara hingga Nasib ASN di Kementerian BUMN
Beda dengan Danantara,...
Beda dengan Danantara, Ini Kewenangan Badan Baru Pengganti Kementerian BUMN
Bukan Danantara, Ini...
Bukan Danantara, Ini Badan Baru Pengganti Kementerian BUMN
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved