Phinisi Hills Tawarkan Investasi di Kawasan Agrowisata
Minggu, 03 Oktober 2021 - 20:22 WIB
loading...
Phinisi Hills menawarkan investasi di bidang properti dengan konsep yang menarik. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Investasi di bidang properti tak ada matinya. Apalagi jika menawarkan konsep yang menarik. Salah satunya berada di kawasan villa dan agrowisata.
Konsep tersebut ditawarkan oleh Phinisi Hills. Lokasinya di Desa Parangloe, Kabupaten Gowa. Mereka menawarkan peluang investasi melalui tanah kavling di kawasan yang potensi pariwisatanya lumayan besar.
Baca juga:Milenial Semakin Berat Miliki Rumah
“Di sana itu banyak potensi wisata yang belum tereksplor. Apalagi di dalam kawasan Phinisi Hills ini ada air terjunnya, juga dikelilingi aliran sungai, itu bagus sekali. Persawahan, bukit, juga ada di sana. Hijau semua,” ujar Direktur Utama Phinisi Hills, Achmad Fadhil Tawil, Minggu (3/10/2021).
Pengembangannya ke depan, kata dia, kawasan ini akan terus diperluas. Sarana dan fasilitas lainnya juga akan terus bertambah. Akan ada arena berkuda, panahan, hingga arum jeram.
Selain itu, sistem transaksi yang digunakan sistem syariah. Transaksi tidak menggunakan perantara bank. Langsung bersama pengembang lahan.
Baca juga:Kedua Kalinya Minggu Ini, Evergrande China Lewati Batas Waktu Bayar Utang
”Kami tanpa bank, jadi langsung. Tidak perlu lagi ada BI Checking. Masyarakat yang mau ambil unitnya cukup bawa KTP dan KK, sudah bisa dapat kaplingan di sana,” bebernya.
Harga per unitnya dipatok mulai dari Rp28 hingga Rp40,5 juta untuk ukuran 6x15 meter. Sementara proses pembayarannya disebut tidak menggunakan bunga seperti di bank-bank konvensional.
”Semua berbasis syariah. Jadi kita tidak sekadar jualan, tapi juga membantu masyarakat untuk mengakses lokasi hunian yang layak dengan harga terjangkau,” katanya.
Baca juga:Mudahnya Beli Rumah Tanpa Keluar Rumah, Jadi Hal Lumrah di Era Digital
Dia menambahkan, kawasan tersebut juga sudah mendapat izin dari pemerintah setempat. Termasuk kelengkapan administrasinya. Sehingg, kata dia, calon pembeli tidak perlu lagi khawatir.
”Masyarakat tidak perlu khawatir, kami punya izin, kami legal, dan kami punya semua kelengkapannya. Jadi aman,” tegasnya.
Konsep tersebut ditawarkan oleh Phinisi Hills. Lokasinya di Desa Parangloe, Kabupaten Gowa. Mereka menawarkan peluang investasi melalui tanah kavling di kawasan yang potensi pariwisatanya lumayan besar.
Baca juga:Milenial Semakin Berat Miliki Rumah
“Di sana itu banyak potensi wisata yang belum tereksplor. Apalagi di dalam kawasan Phinisi Hills ini ada air terjunnya, juga dikelilingi aliran sungai, itu bagus sekali. Persawahan, bukit, juga ada di sana. Hijau semua,” ujar Direktur Utama Phinisi Hills, Achmad Fadhil Tawil, Minggu (3/10/2021).
Pengembangannya ke depan, kata dia, kawasan ini akan terus diperluas. Sarana dan fasilitas lainnya juga akan terus bertambah. Akan ada arena berkuda, panahan, hingga arum jeram.
Selain itu, sistem transaksi yang digunakan sistem syariah. Transaksi tidak menggunakan perantara bank. Langsung bersama pengembang lahan.
Baca juga:Kedua Kalinya Minggu Ini, Evergrande China Lewati Batas Waktu Bayar Utang
”Kami tanpa bank, jadi langsung. Tidak perlu lagi ada BI Checking. Masyarakat yang mau ambil unitnya cukup bawa KTP dan KK, sudah bisa dapat kaplingan di sana,” bebernya.
Harga per unitnya dipatok mulai dari Rp28 hingga Rp40,5 juta untuk ukuran 6x15 meter. Sementara proses pembayarannya disebut tidak menggunakan bunga seperti di bank-bank konvensional.
”Semua berbasis syariah. Jadi kita tidak sekadar jualan, tapi juga membantu masyarakat untuk mengakses lokasi hunian yang layak dengan harga terjangkau,” katanya.
Baca juga:Mudahnya Beli Rumah Tanpa Keluar Rumah, Jadi Hal Lumrah di Era Digital
Dia menambahkan, kawasan tersebut juga sudah mendapat izin dari pemerintah setempat. Termasuk kelengkapan administrasinya. Sehingg, kata dia, calon pembeli tidak perlu lagi khawatir.
”Masyarakat tidak perlu khawatir, kami punya izin, kami legal, dan kami punya semua kelengkapannya. Jadi aman,” tegasnya.
(luq)
Lihat Juga :