Perdagangan Saham Grup Evergrande Dihentikan, Ada Apa Gerangan?

Senin, 04 Oktober 2021 - 11:45 WIB
loading...
Perdagangan Saham Grup...
Perusahaan properti China, Evergrande Group. Foto/Ilustrasi/Instagram @pandaily
A A A
JAKARTA - Perdagangan saham dari raksasa properti China, Evergrande Group dihentikan sementara di Bursa Hong Kong di level HKD 2,95 pada awal pekan Senin (4/10/2021).

Adapun unitnya yang lain, Evergrande Property Services Group dan Evergrande Health Industry juga ikut ditangguhkan di level masing-masing HKD 5,12 dan HKD 3,08.

Bursa Hong Kong belum memberi penjelasan mengenai hal ini dan masih belum jelas siapa yang memprakarsai penangguhan tersebut. Di samping itu, pihak Evergrande juga belum memberikan tanggapan terkait hal ini, dilansir Reuters, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Bursa Asia Mixed, Investor Masih Pantau Kasus Utang Evergrande China

Penangguhan ini menggetarkan pasar keuangan dan membuat Yuan terkoreksi sedikit lebih rendah. Indeks Hang Seng (HSI) juga ikut terkoreksi (-2,18%) di 24.038,87 pada pukul 10:29 WIB.

Sejumlah emiten properti lain juga dikabarkan ikut merosot seperti Guangzhou R&F Properties Co Ltd turun 7%, dan Sunac China Holdings serta Country Garden masing-masing turun 4%.

Beberapa hari yang lalu para pemegang surat utang Evergrande sempat dirundung kecemasan lantaran batas waktu pembayaran bunga obligasi kedua telah berlalu tanpa kejelasan pembayaran.

Baca juga: Perang Dagang AS-China Bikin RI Kebanjiran Permintaan Produk Ekspor

Kabar ini sempat mengguncang pasar, khususnya China dan Hong Kong, serta memberi efek psikologis di seluruh dunia. Kekhawatiran sempat mereda setelah bank sentral China berjanji akan menyelesaikan masalah ini demi melindungi para investor dan pembeli properti.

Sepanjang tahun ini, saham Evergrande telah anjlok 80%, sedangkan unit propertinya telah merosot 43% di saat perusahaan berupaya mengumpulkan dana untuk membayar para investor.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Rekomendasi
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved