Menkop UKM Minta Akses Kredit Modal Kerja untuk UMKM Dipermudah
Senin, 04 Oktober 2021 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Inovasi fintech menggunakan rekam jejak digital dan bukan lagi agunan menurutya patit ditiru perbankan. "Untuk apa agunan kalau ternyata usahanya tidak sehat? Yang penting kan kegiatan usahanya sehat sehingga dibayar cicilan dan bunganya, itu kan penerapan teknologi digital harusnya," tegasnya.
Baca Juga: Kritik Pedas Ahmad Dhani untuk Pangkostrad Letjen TNI Dudung
Diketahui sejak pandemi hampir 100% UMKM yang terhubung ke ekosistem digital. Dari sebelumnya hanya 8 juta UMKM yang terhubung ke ekosistem digital selama 10 tahun, maka saat ini sudah 15,9 juta yang terhubung.
"Dan ini saya kira karena memang pandemi juga mereka tidak ragu lagi go digital sebab sekarang kan perubahan market dari offline ke online. Tapi ini ke depan pascapandemi, perilaku konsumen yang online ini akan menjadi sebuah keniscayaan," katanya.
Karena itu, Kemenkop UKM sudah menyiapkan program pendampingan supaya UMKM Indonesia siap go online. "Memang tidak semua UMKM yang usaha mikro bisa jualan online karena itu kita punya strategi kalau yang mikro kita dorong ke platform digital lokal atau daerah karena kapasitas mereka terbatas. Kalau yang kecil dan menengah kita bisa dorong masuk ke platform digital skala nasional atau e-commerce," paparnya.
Baca Juga: Kritik Pedas Ahmad Dhani untuk Pangkostrad Letjen TNI Dudung
Diketahui sejak pandemi hampir 100% UMKM yang terhubung ke ekosistem digital. Dari sebelumnya hanya 8 juta UMKM yang terhubung ke ekosistem digital selama 10 tahun, maka saat ini sudah 15,9 juta yang terhubung.
"Dan ini saya kira karena memang pandemi juga mereka tidak ragu lagi go digital sebab sekarang kan perubahan market dari offline ke online. Tapi ini ke depan pascapandemi, perilaku konsumen yang online ini akan menjadi sebuah keniscayaan," katanya.
Karena itu, Kemenkop UKM sudah menyiapkan program pendampingan supaya UMKM Indonesia siap go online. "Memang tidak semua UMKM yang usaha mikro bisa jualan online karena itu kita punya strategi kalau yang mikro kita dorong ke platform digital lokal atau daerah karena kapasitas mereka terbatas. Kalau yang kecil dan menengah kita bisa dorong masuk ke platform digital skala nasional atau e-commerce," paparnya.
(fai)
Lihat Juga :