Menkop UKM Minta Akses Kredit Modal Kerja untuk UMKM Dipermudah
Senin, 04 Oktober 2021 - 13:52 WIB
loading...
Perbankan diminta mempermudah akses kredit modal kerja bagi UMKM. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta perbankan mempermudah akses kredit modal kerja untuk para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Menkop Teten menegaskan hal itu karena melihat perbankan masih enggan menambah pembiayaan bagi UMKM yang masuk dalam program restrukturisasi.
"Saya kira Presiden beberapa waktu lalu sudah mengundang para pelaku perbankan, dan kami di Kementerian Koperasi sudah koordinasi terus dengan pihak Himbara supaya realisasi kebijakan pemerintah soal restrukturisasi pinjaman dan juga penyediaan pembiayaan murah ini harus segera dipermudah," ujarnya dalam program Market Review IDX Channel, Jakarta, Senin (4/10/2021).
Baca Juga: 15,9 Juta UMKM Sudah Terhubung ke Ekosistem Digital
Teten mengakui bahwa penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sedikit mengganggu kegiatan usaha karena membatasi kegiatan sosial dan usaha. Namun, kondisi itu semakin buruk ketika perbankan enggan membantu program restrukturisasi di tahun kedua dari pemulihan ekonomi nasional. Padahal, tahun lalu sudah banyak UMKM yang masuk program restrukturisasi.
Menkop Teten lalu menyarankan pihak perbankan meniru fintech dalam pengembangan ekosistem digital sehingga pembiayaan kredit jadi mudah. "Saya kira perbankan perlu meniru peer-to-peer lending atau fintech dalam menggunakan teknologi digital," ujarnya.
"Saya kira Presiden beberapa waktu lalu sudah mengundang para pelaku perbankan, dan kami di Kementerian Koperasi sudah koordinasi terus dengan pihak Himbara supaya realisasi kebijakan pemerintah soal restrukturisasi pinjaman dan juga penyediaan pembiayaan murah ini harus segera dipermudah," ujarnya dalam program Market Review IDX Channel, Jakarta, Senin (4/10/2021).
Baca Juga: 15,9 Juta UMKM Sudah Terhubung ke Ekosistem Digital
Teten mengakui bahwa penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sedikit mengganggu kegiatan usaha karena membatasi kegiatan sosial dan usaha. Namun, kondisi itu semakin buruk ketika perbankan enggan membantu program restrukturisasi di tahun kedua dari pemulihan ekonomi nasional. Padahal, tahun lalu sudah banyak UMKM yang masuk program restrukturisasi.
Menkop Teten lalu menyarankan pihak perbankan meniru fintech dalam pengembangan ekosistem digital sehingga pembiayaan kredit jadi mudah. "Saya kira perbankan perlu meniru peer-to-peer lending atau fintech dalam menggunakan teknologi digital," ujarnya.
Lihat Juga :