IHPB Turun 0,10%, Penurunan Tertinggi Terjadi di Sektor Pertanian

Selasa, 02 Juni 2020 - 16:47 WIB
loading...
IHPB Turun 0,10%, Penurunan...
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Mei 2020, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional turun 0,10% dibandingkan April 2020. Penurunan IHPB terjadi pada sektor pertanian, pertambangan dan penggalian.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan penurunan IHPB mengikuti irama harga pergerakan konsumen, dimana beberapa harga komoditas pertanian mengalami penurunan harga. Penurunan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertanian sebesar 0,95%.

"Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada Mei 2020 antara lain telur ayam ras, kelapa sawit, bawang putih, bawang bombai, cabai merah, gula pasir, minyak goreng, dan beras. Hal ini yang menyebabkan IHPB jadi turun," kata Suhariyanto di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Baca: BPS: Nilai Tukar Petani Melemah Dibawah Angka 100

Sedangkan untuk sektor pertambangan dan penggalian turun sebesar 0,73% dan sektor industri naik 0,11% terhadap bulan sebelumnya. BPS juga mencatat IHPB bahan bangunan atau konstruksi pada Mei 2020 mengalami kenaikan 0,11% terhadap bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut terjadi karena adanya lonjakan harga pada berbagai kebutuhan bangunan.

"Antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas paku, mur, dan sejenisnya, semen, minyak pelumas, kawat dan sejenisnya, serta cat dan sejenisnya", ujarnya.

Dengan demikian perubahan IHPB di tahun kalender 2020 sebesar 0,61% dan perubahan IHPB tahun ke tahun sebesar 0,86%.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Ini Pendorong Ekonomi...
Ini Pendorong Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,61% di Kuartal I-2026
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
11 Juta PBI-JK Dinonaktifkan...
11 Juta PBI-JK Dinonaktifkan Bakal Dicek Ulang, Mensos: Tuntas 2 Bulan
Tumbuh 5,37 Persen,...
Tumbuh 5,37 Persen, Akademisi Sebut Ekonomi Banten 2025 Tertinggi Pascapandemi
Rekomendasi
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved