alexametrics

BPS: Nilai Tukar Petani Melemah Dibawah Angka 100

loading...
BPS: Nilai Tukar Petani Melemah Dibawah Angka 100
BPS menyatakan nilai tukar petani bulan Mei 2020 melemah menjadi 99,47. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan penurunan harga komoditas menyebabkan Nilai Tukar Petani (NTP) nasional bulan Mei 2020 menjadi 99,47 atau turun 0,85% dibanding NTP bulan sebelumnya.

"Dengan nilai NTP dibawah 100 ini, berarti nilai tukar produk pertanian melemah dibandingkan dengan indeks yang harus dibayar. Hal ini terjadi karena penurunan harga komoditas," terang Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Ia menjelaskan, penurunan NTP pada Mei 2020 disebabkan juga oleh turunnya indeks harga hasil produksi pertanian lebih besar dibandingkan penurunan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian.



Baca: BPS: Ekspor Pertanian April 2020 Tumbuh 12,66%

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

BPS mencatat pada Mei 2020 terjadi perubahan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar -0,07% disebabkan oleh turunnya indeks di Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau.

Sedangkan, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Mei 2020 sebesar 100,16 atau turun 0,96% dibanding NTUP bulan sebelumnya.
(bon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top