Persiapan New Normal, KCI Siapkan 3 Pola Operasi KRL Jabodetabek

Selasa, 02 Juni 2020 - 17:06 WIB
loading...
Persiapan New Normal,...
Kereta Commuter Indonesia menyiapkan 3 pola operasi KRL Jabodetabek. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek tengah bersiap diri menghadapi operasional di fase new normal atau kenormalan baru di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Setidaknya ada 3 usulan tahapan pola operasi KRL di masa new normal.

Direktur Utama KCI Wiwik Widayanti menyampaikan, pihaknya telah mengusulkan tahapan pola operasi Kereta Api (KA) new normal yang mana masa berlakunya belum ditetapkan karena masih menunggu hasil evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), diikuti dengan pembahasan dengan pemerintah pusat atau daerah.

"Untuk tahap pertama, ini adalah tahap adaptasi karena ada PSBB yang sudah selesai tanggal 4 Juni, ada juga yang masih melaksanakan PSBB sampai dengan tanggal 14 Juni di Tangerang Raya. Jadi kami tetap melakukan skema untuk pola operasinya, KA yang jalan sama dengan yang sekarang adalah 770-783 KA dengan jumlah loop 88, jam operasinya adalah jam 04.00-18.00 WIB. Jumlah penumpang dibatasi 80 penumpang per kereta, protokolnya menggunakan masker," ujar Wiwik dalam video conference di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Baca: KAI Perpanjang Pengoperasian KLB Hingga 7 Juni

Wiwik menambahkan, untuk tahapan kedua, pihaknya berencana untuk menambah jumlah kereta yang dioperasikan, karena mempertimbangkan meningkatnya jumlah penumpang karena aktivitas bisnis yang akan kembali dibuka di DKI Jakarta.

"Jumlah KA yang jalan 885-900 KA, jumlah loop tetap 88, jam operasi kami tambah untuk menambah kapasitas angkut, 04.00-20.00. Untuk penumpang per kereta dibatasi 102 penumpang per kereta," ucapnya.

Untuk tahap ketiga, Wiwik menyampaikan, pola operasinya KRL akan berjalan mendekati normal atau seperti biasa, dengan mengoperasikan KA sebanyak 991-1001 dengan jumlah loop 88-90.

"Jam operasi kembali normal jam 04.00-24.00 dengan jumlah penumpang per kereta dibatasi 140 penumpang per kereta," terangnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penumpang Commuter Line...
Penumpang Commuter Line Boleh Berbuka Puasa di Dalam KRL, Simak Ketentuannya
KRL Diusulkan Beroperasi...
KRL Diusulkan Beroperasi 24 Jam, Begini Jawaban KCI Commuter
139,8 Juta Liter BBM...
139,8 Juta Liter BBM Subsidi Diserap KAI hingga Agustus 2025, Buat Apa Saja?
Perombakan Direksi-Komisaris...
Perombakan Direksi-Komisaris KAI Terkait Kecelakaan KA Argo Bromo? Begini Kata Menhub
ASN Pemprov DKI Wajib...
ASN Pemprov DKI Wajib Pakai Transportasi Umum, Begini Respons KAI
Indonesia Bukan Lagi...
Indonesia Bukan Lagi Tempat Parkir Kereta Bekas, Begini Kata Bos KCI
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Rekomendasi
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Berita Terkini
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Infografis
Naik KRL Commuter Line...
Naik KRL Commuter Line Jabodetabek Kini Bebas Masker
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved