Bandara Sultan Hasanuddin Belum Buka Penerbangan Internasional
Kamis, 07 Oktober 2021 - 18:37 WIB
loading...
Suasana di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin baru-baru ini. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Trafik penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menunjukkan tren kenaikan. Kondisi ini terjadi seiring turunnya level pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Kota Makassar, dan kebanyakan daerah di Sulsel.
Meski begitu, namun PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Sultan Hasanuddin belum berencana membuka penerbanganinternasional. Tidak seperti Bandara Ngurah Rai, Bali yang berencana membuka penerbangan internasional 14 Oktober mendatang.
Baca juga:Level PPKM Turun, Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Naik 6%
Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I, Iwan Risdianto memenjelaskan, hingga saat ini penerbangan internasional di Bandara Sultan Hasanuddin belum dibuka. Pihak Angkasa Pura Cabang Makassar, masih menunggu kebijakan pemerintah pusat.
"Sampai saat ini, belum ada petunjuk dan informasi terkait izin pembukaan penerbangan internasional," jelasnya kepada wartawan.
Sementara itu, Airport Duty Manager (ADM) Bandara Sultan Hasanuddin , Rezki Farhan mengatakan, sepekan sebelum PPKM level 2, jumlah penumpang hanya sekitar 113.505 orang. Satu minggu setelah PPKM level 2, jumlah penumpang naik menjadi 120.315 orang.
Baca juga:Tarif PCR Turun, Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara Meningkat
“Kalau dibandingkan sebelum dan sesudah penerapan PPKM level 2, jumlah peningkatan penumpang domestik mencapai 6 persen. Angka ini tentunya sangat signifikan. PPKM level 2 ini berimbas pada pelonggaran syarat penerbangan juga,” katanya, Kamis (7/10).
Sementara itu, peningkatan penumpang bandara jika dibandingkan dengan tahun lalu pada periode September, naik 1,13 persen atau setara dengan 473.921 orang. Angka ini diakuinya, adalah angka tertinggi di wilayah kerja PT Angkasa Pura I.
"Kalau dibandingkan dengan tahun lalu pada periode September, itu kita mengalami kenaikan sebesar 1,13 persen atau setara dengan 473.921 penumpang. Memang angka ini tertinggi di wilayah kerja AP 1," lanjutnya.
Baca juga:Plt Gubernur Minta Pelaku UKM Dilibatkan Saat Perluasan Bandara Beroperasi
Meski terus mengalami peningkatan, pihak bandara tetap menjamin penerapan protokol kesehatan secara ketat kepada para penumpang dan juga seluruh petugas di bandara. Penerapan protokol kesehatan itu, juga senantiasa dipantau petugas keamanan dan pihak TNI-Polri.
“Sejak awal kami memang bertekad untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dan sampai hari ini itu tidak ada yang berubah dari praktiknya,” ungkapnya.
Meski begitu, namun PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Sultan Hasanuddin belum berencana membuka penerbanganinternasional. Tidak seperti Bandara Ngurah Rai, Bali yang berencana membuka penerbangan internasional 14 Oktober mendatang.
Baca juga:Level PPKM Turun, Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Naik 6%
Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I, Iwan Risdianto memenjelaskan, hingga saat ini penerbangan internasional di Bandara Sultan Hasanuddin belum dibuka. Pihak Angkasa Pura Cabang Makassar, masih menunggu kebijakan pemerintah pusat.
"Sampai saat ini, belum ada petunjuk dan informasi terkait izin pembukaan penerbangan internasional," jelasnya kepada wartawan.
Sementara itu, Airport Duty Manager (ADM) Bandara Sultan Hasanuddin , Rezki Farhan mengatakan, sepekan sebelum PPKM level 2, jumlah penumpang hanya sekitar 113.505 orang. Satu minggu setelah PPKM level 2, jumlah penumpang naik menjadi 120.315 orang.
Baca juga:Tarif PCR Turun, Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara Meningkat
“Kalau dibandingkan sebelum dan sesudah penerapan PPKM level 2, jumlah peningkatan penumpang domestik mencapai 6 persen. Angka ini tentunya sangat signifikan. PPKM level 2 ini berimbas pada pelonggaran syarat penerbangan juga,” katanya, Kamis (7/10).
Sementara itu, peningkatan penumpang bandara jika dibandingkan dengan tahun lalu pada periode September, naik 1,13 persen atau setara dengan 473.921 orang. Angka ini diakuinya, adalah angka tertinggi di wilayah kerja PT Angkasa Pura I.
"Kalau dibandingkan dengan tahun lalu pada periode September, itu kita mengalami kenaikan sebesar 1,13 persen atau setara dengan 473.921 penumpang. Memang angka ini tertinggi di wilayah kerja AP 1," lanjutnya.
Baca juga:Plt Gubernur Minta Pelaku UKM Dilibatkan Saat Perluasan Bandara Beroperasi
Meski terus mengalami peningkatan, pihak bandara tetap menjamin penerapan protokol kesehatan secara ketat kepada para penumpang dan juga seluruh petugas di bandara. Penerapan protokol kesehatan itu, juga senantiasa dipantau petugas keamanan dan pihak TNI-Polri.
“Sejak awal kami memang bertekad untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dan sampai hari ini itu tidak ada yang berubah dari praktiknya,” ungkapnya.
(luq)
Lihat Juga :