RI Butuh Banyak Orang dengan Gelar Doktoral Demi Pemulihan Ekonomi
Minggu, 10 Oktober 2021 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Transformasi ekonomi mengubah berbagai struktur perekonomian agar menjadi lebih produktif dan keluar dari Middle Income Trap. Hal ini membutuhkan kualitas SDM andal, yakni sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta daya saing yang tinggi dalam persaingan global.
Perguruan Tinggi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa mendatang. Satu hal yang harus ditempuh adalah selalu meningkatkan kualitas SDM perguruan tinggi, serta menyiapkan diri agar mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.
“Di sinilah dibutuhkan doktor-doktor di Indonesia yang andal dan berpengalaman untuk siap berkontribusi menjadi periset, pengajar, manajer, pembaharu, atau pun pemimpin yang mengantarkan bangsa ini mewujudkan visi tersebut,” jelas Menko Airlangga.
Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dari 8,4 juta mahasiswa baru yang terdaftar di Indonesia pada tahun 2020, hanya 0,5% yang merupakan mahasiswa doktoral atau sekitar 44 ribu orang. Secara global di seluruh dunia, rata-rata hanya 1,1% dari orang berusia 25-64 tahun yang bergelar PhD atau doktor.
Indonesia sendiri saat ini masih kekurangan doktor. Menurut LPDP, dari setiap satu juta penduduk di Indonesia hanya terdapat sebanyak 143 doktor.
Perguruan Tinggi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa mendatang. Satu hal yang harus ditempuh adalah selalu meningkatkan kualitas SDM perguruan tinggi, serta menyiapkan diri agar mampu beradaptasi untuk mencapai keberhasilan dalam membangun bangsa.
“Di sinilah dibutuhkan doktor-doktor di Indonesia yang andal dan berpengalaman untuk siap berkontribusi menjadi periset, pengajar, manajer, pembaharu, atau pun pemimpin yang mengantarkan bangsa ini mewujudkan visi tersebut,” jelas Menko Airlangga.
Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dari 8,4 juta mahasiswa baru yang terdaftar di Indonesia pada tahun 2020, hanya 0,5% yang merupakan mahasiswa doktoral atau sekitar 44 ribu orang. Secara global di seluruh dunia, rata-rata hanya 1,1% dari orang berusia 25-64 tahun yang bergelar PhD atau doktor.
Indonesia sendiri saat ini masih kekurangan doktor. Menurut LPDP, dari setiap satu juta penduduk di Indonesia hanya terdapat sebanyak 143 doktor.
Lihat Juga :