Pertumbuhan Ekonomi di Area Bandara Sultan Hasanuddin Meningkat 30 Persen

Senin, 11 Oktober 2021 - 17:34 WIB
loading...
Pertumbuhan Ekonomi...
Suasana di ruang tunggu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Pertumbuhan ekonomi di area Bandara Internasional Sultan Hasanuddin meningkat beberapa waktu belakangan ini. Peningkatan ini terjadi sejak adanya pelonggaran persyaratan penerbangan.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, Wahyudi mengatakan, aktivitas belanja di bandara mulai mengalami pertumbuhan.

Baca juga:Angkasa Pura Merugi, Perampungan Perluasan Bandara Molor

Saat ini kata dia, pertumbuhan ekonomi diperkirakan naik hingga 30 persen, menyusul kebijakan pelonggaran persyaratan penerbangan dan pemberlakuan PPKM level 2.

"Kalau pertumbuhan ekonomi secara rincinya belum bisa kami hitung. Tapi yang pasti ada peningkatan belanja di Bandara Sultan Hasanuddin , seperti belanja di restoran dan souvenir," katanya.

Wahyudi mengungkapkan sejak adanya pelonggaran, persyaratan penerbangan yang dulunya mengharuskan penumpang menggunakan PCR, kini cukup dengan swab antigen saja. Meski demikian, Wahyudi menyebut hal ini tergantung bandara tujuan.

Baca juga:Otoritas Bandara Sosialisasi Keselamatan Terbang di Bandara Sultan Hasanuddin

"Kalau dulunya penumpang diharuskan melakukan PCR, saat ini cukup swab antigen saja. Tapi ini tergantung bandara tujuan. Kalau bandara tujuan mengharuskan PCR, maka kita juga harus menggunakan PCR," jelas Wahyudi.

Saat ini pergerakan penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin sejak adanya pelonggaran penerbangan mencapai 15 ribu hingga 20 ribu penumpang per harinya.

"Sebelum ada pelonggaran, pergerakan penumpang per harinya hanya 7 ribu hingga 10 ribu. Tapi setelah adanya pelonggaran, pergerakan penumpang mencapai 15 ribu hingga 20 ribu per harinya," sebut Wahyudi.

Baca juga:Bandara Sultan Hasanuddin Belum Buka Penerbangan Internasional

Ia menyampaikan, saat ini ada 28 tenan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin . "Yang tidak aktif itu sisa 7 tenan saja. Selebihnya aktivitas perdagangan sudah mulai nampak sejak pelonggaran penerbangan," ungkapnya.

Dia berharap pertumbuhan perekonomian di bandara bisa terus terjadi sehingga bisa memperbaiki perekonomian di bandara di masa pandemi Covid-19 ini.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trafik Penumpang Pesawat...
Trafik Penumpang Pesawat pada Maret 2021 Tumbuh 38 Persen
Viral Anggota TNI dan...
Viral Anggota TNI dan Sopir Taksi Online Cekcok di Bandara Sultan Hasanuddin, Ini Penjelasan Kadispenau
Viral Oknum TNI AU dan...
Viral Oknum TNI AU dan Petugas Bandara Sultan Hasanuddin Ribut dengan Driver Taksi Online
Puncak Mudik di Bandara...
Puncak Mudik di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Diprediksi H-3
Rekomendasi
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved