Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF

Rabu, 13 Oktober 2021 - 07:35 WIB
loading...
Amerika Serikat Dukung...
Indonesia telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjadi anggota FATF. Foto/siorik.com
A A A
JAKARTA - Duta Besar AS Sung Kim memberikan apresiasi kepada PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) yang telah melakukan kerja sama erat dengan berbagai instansi Pemerintah AS dalam mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT).

Duta Besar Amerika Serikat Sung Kim mengatakan, pihaknya juga memberikan dukungan pada Indonesia dalam upaya mencegah dan memberantas TPPU dan TPPT di Indonesia.

Baca juga: Soal Aliran Dana Rp120 T Bisnis Narkoba, Bareskrim Respons Cepat Temuan PPATK

‘’Ke depan diharapkan kerja sama dengan PPATK akan semakin kokoh mengingat penegakan hukum menjadi salah satu prioritas kerja sama luar negeri AS. Kami juga akan mendukung upaya Indonesia untuk menjadi anggota Financial Action Task Force (FATF),’’ ujar Kim, pada keterangan tertulis yang diterima MNC Portal, Selasa (12/9/2021).

Dubes Kim juga mengapresiasi kerja sama dan koordinasi antar-lembaga terkait dengan menggunakan platform pertukaran informasi yang khusus (SIPENDAR) dalam mempercepat deteksi terduga terorisme dari aliran dana yang digunakan.

"Kami juga siap mendukung dan bekerja sama dalam mencegah dan memberantas aksi teror yang ada di Indonesia," sambung Kim.

Kepala PPATK Dian Ediana Rae mengatakan selama ini sebenarnya sudah ada kerja sama antara PPATK dan Pemerintah AS untuk penanganan kasus-kasus antara lain yang terkait dengan business email compromise (BEC).

’’Saya berharap dengan kerja sama yang telah ada dapat terus ditingkatkan antara lain dalam pertukaran informasi dan technical assistance terkait penanganan TPPU dan TPPT serta penanganan secara seksama dan cepat untuk penangaan kasus narkotika, dan tindak pidana transnasional lainnya,’’ ujar Dian.

Baca juga: Sosok Jenderal Bintang 5 di Indonesia, Diberi Penghargaan karena Jasa-jasanya

Dian menambahkan, Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjadi anggota FATF, dan berterima kasih atas dukungan Pemerintah AS kepada Indonesia untuk menjadi anggota penuh FATF. Indonesia pada saat ini sudah memiliki status sebagai observer, dan sedang dalam tahap penilaian mutual evaluation review (MER).

‘’Meskipun, Onsite Visit MER FATF untuk Indonesia telah ditunda beberapa kali karena pandemi Covid-19. Kami meminta dukungan dari Pemerintah Amerika sebagai anggota FATF dalam mempercepat proses pelaksanaan MER-FATF Indonesia. Kami melihat proses yang dilakukan oleh FATF terlalu rigid dan tidak siap d idalam menghadapi situasi krisis Covid-19," pungkas Dian.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KSP Sahabat Mitra Sejati...
KSP Sahabat Mitra Sejati Raih Peringkat 1 Nasional Financial Integrity Rating
28 Juta Rekening Dormant...
28 Juta Rekening Dormant Dibuka Lagi, PPATK Ungkap Ribuan Terkait Judol
Blokir Rekening Nganggur,...
Blokir Rekening Nganggur, PPATK Klaim Lindungi Nasabah: Uang 100% Aman Tak Berkurang
PPATK Buka Kembali 28...
PPATK Buka Kembali 28 Juta Rekening Bank Nganggur yang Diblokir
PPATK Blak-blakan Soal...
PPATK Blak-blakan Soal Rekening Nganggur Jadi Celah Kejahatan, Apa Saja?
Uang di Rekening Nganggur...
Uang di Rekening Nganggur 3 Bulan Bakal Diblokir, PPATK Dihujat Warganet
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
Rekomendasi
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Berita Terkini
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved