Harga Terjangkau Usai Stock Split, Saham BBCA Diramal Makin Ngacir

Rabu, 13 Oktober 2021 - 19:40 WIB
loading...
Harga Terjangkau Usai...
Harga saham BBCA setelah stock split diprediksi akan melanjutkan penguatan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mulai hari ini diperdagangkan dengan harga baru sesuai keputusan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Adapun harga saham BBCA pada saat pembukaan tadi tercatat di Rp7.320 per saham atau setara dengan Rp36.600 per saham sebelum stock split.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (13/10/2021) saham BBCA mengalami kenaikan Rp200 atau 2,73 persen ke Rp7.525 per saham dengan 210,89 juta lembar saham diperdagangkan dan transaksi perdagangan mencapai Rp1,60 triliun.

Baca juga: Perkasa Hingga Akhir Sesi, IHSG Ditutup Menguat 50 Poin ke 6.536

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, saham BBCA akan menjadi sangat menarik selama periode stock split, di mana para pelaku pasar khususnya investor ritel pasti akan memanfaatkan momentum ini untuk membeli saham BBCA.

"(Stock split BBCA) menarik karena selama ini BBCA banyak peminat tapi karena harganya yang cukup tinggi jadi terkesan mahal, sekarang sudah lebih terjangkau," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Rabu (13/10/2021).

Dia memprediksi harga saham BBCA setelah stock split akan melanjutkan penguatan, terlebih stock split hanya memecah harga dan bukan mengubah tren.

Baca juga: Kartini Sjahrir, Adik Menko Luhut Resmi Jabat Komisaris Lippo Karawaci

"(Diprediksi) menguat lanjut karena stock split itu cuma memecah harga aja, bukan mengubah tren. Jadi tinggal lihat saja tren sebelum split, dan itu akan berlanjut setelah split," jelas dia.

Dengan adanya aksi korporasi tersebut, William menyebut terdapat keuntungan yang akan didapatkan BBCA setelah melaksanakan stock split. "Perdagangan lebih likuid dan lebih terjangkau oleh investor ritel," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Bursa Saham Lesu di...
Bursa Saham Lesu di Akhir Pekan, Terjungkal ke 6.127 Sore Ini
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Terparah Ambles 53,49 Persen
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Kejagung Turut Dalami...
Kejagung Turut Dalami Isu Saham Gorengan saat IHSG Anjlok
Rekomendasi
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved