Tahun 2045, 230 Juta Penduduk Akan Tinggal Berjubel di Perkotaan

Kamis, 14 Oktober 2021 - 13:46 WIB
loading...
Tahun 2045, 230 Juta...
Kota-kota baru akan selalu dipadati penduduk. Foto/AliMasduki/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tujuan pemerintah untuk pengadaan rumah yang inklusif masih menemukan tantangan berat untuk mewujudkannya. Menteri Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono , mengatakan tantangan tersebut seperti masih rendahnya presentase KPR (kredit perumahan rakyat) terhadap PDB.

"Dibanding dengan negara lain, (kita) hanya sekitar 2,9%," ujarnya saat membuka acara Indonesia Housing Forum secara virtual, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Survei Membuktikan: Mayoritas Pembeli Rumah Masih Cicil Pakai KPR

Menteri Basuki mengatakan, penjalaran kota atau urban sprawl masih membutuhkan solusi untuk peningkatan perumahan di wilayah perkotaan tanpa merusak kawasan pedesaan. Kota-kota akan menjadi tempat tinggal yang diminati.

"Mengingat pada tahun 2045 diprediksi sebanyak 230 juta penduduk Indonesia akan tinggal di daerah perkotaan," sambungnya.

Hal tersebut meningkat dari 56% menjadi 70% dari total populasi. Menteri PUPR optimistis bahwa ubanisasi ini kedepan menjadi peluang kesejahteraan masyarakat.

"Apabila dapat direncanakan dengan baik, diurus dengan regulasi yang jelas, dan disediakan anggaran yang cukup," tambahnya.

Baca juga: Tetangga Indonesia Ini Luncurkan Misi ke Bulan pada 2026

Selanjutnya Menteri Basuki mengatakan, faktor yang juga masih menjadi kendala adalah masih banyaknya rumah yang tidak layak huni dan backlog perumahan.

"Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024, pemerintah telah menargetkan peningkatan rumah tangga yang menempati rumah layak huni, dari semula 56% menjadi 70%," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, BSI Targetkan Penyaluran KPP Rp1,2 Triliun
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
NavaPark Dorong Konsep...
NavaPark Dorong Konsep Healthy Lifestyle lewat Hunian Premium Berbasis Wellness
Prabowo Panggil Menteri...
Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
Rekomendasi
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Berita Terkini
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved