MNC Sekuritas: IHSG Tembus Level 6.633 Didukung Aksi Asing Borong Saham Big Caps

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 19:13 WIB
loading...
MNC Sekuritas: IHSG...
MNC Sekuritas senantiasa memberikan informasi terbaru seputar dunia pasar modal untuk memberikan pemahaman bagi nasabahnya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Selaku perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi, MNC Sekuritas, unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) , senantiasa memberikan informasi terbaru seputar dunia pasar modal untuk memberikan pemahaman bagi nasabahnya.

Berbagai peristiwa dan sentimen mewarnai market selama sepekan yang berhasil dirangkum Tim Riset MNC Sekuritas pada penutupan perdagangan Jumat (15/10/2021). Pelaku pasar menyambut gembira karena pada pekan ini IHSG mendekati rekor tertingginya yang digapai tiga tahun lalu.

Mengawali perdagangan pada pekan ini, IHSG ditutup melemah -0,34% ke 6.459,70 pada hari Senin (11/10/2021) dengan net foreign buy mencapai Rp903,73 miliar. IHSG ditutup melemah hampir di semua sektor, dipimpin oleh sektor teknologi -3,12%, diikuti oleh sektor konsumer siklikal -1,50%.

Pada perdagangan keesokan harinya, Selasa (12/10/2021), IHSG berbalik arah menguat +0,41% ke 6.486,27. IHSG ditutup menguat hampir di semua sektor, dipimpin oleh sektor kesehatan +1,41% dan properti +1,15%.

Baca juga: Finish di Zona Hijau, IHSG Tutup Akhir Pekan di Level 6.633

Equity Analyst MNC Sekuritas Rifqi Ramadhan mengatakan IHSG menguat di tengah aksi jual investor asing di mana nilai net foreign sell mencapai Rp428,62 miliar.

Penguatan IHSG berlanjut pada Rabu (13/10/2021) di mana IHSG naik +0,78% ke 6.536,90 ditopang net foreign buy mencapai Rp1,21 triliun. “Penguatan IHSG didorong oleh banyaknya investor asing yang masuk pada saham-saham big caps. Sementara itu, sentimen negatif datang dari IMF yang memangkas prospek pertumbuhan ekonomi global sebesar 0,1% dibandingkan proyeksi bulan Juli lalu menjadi 5,9%,” jelas Rifqi.

Investor asing semakin 'menggila' dengan nilai net foreign buy lebih besar mencapai Rp1,58 triliun pada perdagangan Kamis (14/10/2021). Aksi ini, Rifqi menambahkan, membantu IHSG menguat +1,36% ke 6.626,11 pada hari Kamis. IHSG ditutup menguat hampir di semua sektor, dipimpin oleh sektor teknologi +4,15%, diikuti oleh sektor industri dasar +2,82%.

Menutup perdagangan efek pada minggu ini, IHSG ditutup menguat tipis +0,11% ke level 6.633,3 pada hari Jumat (15/10/2021) diikuti dengan net foreign buy sebesar Rp1,50 triliun. IHSG berakhir di level yang hanya berjarak 56 poin dari rekor tertingginya di 6.689 pada 19 Februari 2018 silam.

Baca juga: Jelang Window Dressing, Investor Perlu Simak Catatan Ini

Sementara itu, Technical Analyst MNC Sekuritas T. Herditya Wicaksana mengungkapkan selama sepekan ini IHSG bergerak menguat 2,34%, secara teknikal. MNC Sekuritas memperkirakan, saat ini IHSG sudah berada di akhir penguatan jangka pendeknya.

Hal ini berarti, selama sepekan ke depan penguatan IHSG akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi. Herditya memperkirakan, pergerakan IHSG akan berada pada rentang 6.460-6.650.

Ingin selalu mendapatkan informasi terbaru seputar dunia pasar modal? Saksikan program live streaming “Morning Meeting” yang tayang setiap hari Senin-Jumat pukul 08.15-08.45 WIB. Anda dapat menyaksikan program ini melalui akun Instagram maupun channel YouTube MNC Sekuritas!

Nikmati layanan investasi saham dan reksa dana dari #MNCSekuritas dengan segera mengunduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade . MNC Sekuritas, Invest with The Best!
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Rekomendasi
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Berita Terkini
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved