Hadiri Pertemuan IMF, Sri Mulyani Beberkan Tangan Ekonomi Global

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 07:30 WIB
loading...
Hadiri Pertemuan IMF,...
Akses vaksin yang tak sama membuat pemulihan ekonomi juga tak merata. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional ( IMF ) ke Washington DC. Isu yang menjadi pembahasannya adalah pemulihan ekonomi dunia yang tidak merata.

"Hari kedua pertemuan tahunan IMF World Bank. Pembahasan mengenai pemulihan ekonomi dunia yang tidak merata akibat tidak semua negara mampu mendapat akses vaksin Covid dan munculnya tantangan dan ketidakpastian baru yang menimbulkan komplikasi bagi para pembuat kebijakan,” tulis Sri Mulyani dikutip dari media sosial resminya @smindrawati, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: Menyeluruh, Pertumbuhan Ekonomi Global Diproyeksi Turun di 2021

Ia menambahkan naiknya harga-harga komoditas, minyak dan gas, pangan, ditambah dengan disrupsi rantai supply telah menimbulkan tekanan inflasi tinggi di berbagai negara-negara maju. Kondisi itu akan memaksa perubahan kebijakan moneter yang berpotensi menimbulkan dampak rambatan spillover (limpahan) ke seluruh dunia.

"Akibatnya semua negara mengalami penurunan ruang fiskal dan moneter, sementara tekanan ekonomi masih belum menurun," jelas Menkeu.

Terlebih lagi, dunia dihadapkan pada kompleksitas lingkungan global, termasuk pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Alhasil, dibutuhkan kebijakan akan penanganan serta sumber data yang tepat agar keputusan yang dibuat dapat cepat diimplementasikan dengan baik.

"Apabila tidak ditangani sejak sekarang akan menimbulkan dampak kerugian material yang sangat besar dan bahkan krisis kemanusiaan,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Gubernur BI Peringatkan...
Gubernur BI Peringatkan Dunia Tak Baik-baik Saja, Dihantui 3 Tantangan Besar
Cerita Purbaya Tolak...
Cerita Purbaya Tolak Dana Segar dari IMF dan World Bank: Kita Punya Tabungan Sendiri
Purbaya Tolak Sodoran...
Purbaya Tolak Sodoran Utang IMF saat Lawatan ke Amerika
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
5 Pendekatan yang Perlu...
5 Pendekatan yang Perlu Dilakukan Pemerintah untuk Perbaiki Ekonomi
Rekomendasi
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved