Proyek Kereta Cepat Didanai Utang Tersembunyi China, Stafsus Erick Thohir: Itu Hoaks
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Kemenkeu tidak menapikan jika pinjaman itu wanprestasi maka akan beresiko kepada keuangan pemerintah.
Dari laporan AidData, terjadi kenaikan utang berbentuk hidden debt di negara yang menjalin kerj asama proyek infrastruktur dengan China. Namun, tidak spesifik menjelaskan adanya pinjaman untuk pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca juga: Total 6 Orang Diamankan KPK dalam OTT di Musi Banyuasin
Sementara, pendanaan KCJB sendiri bersumber dari pinjaman China Development Bank (CBD) sebesar USD4,55 miliar atau setara Rp64,9 triliun. Jumlah itu sekitar 75% dari total nilai investasi KCJB sebesar USD6,07 miliar. Sementara sisanya 25% berasal dari ekuiti KCIC.
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung memang benar-benar menyita semuanya. Selain investasinya yang terus membengkak, waktu penyelesaiannya pun molor. Awalnya, proyek ini ditargetkan selesai pada 2019, namun bergeser hingga akhir 2022.
Dari laporan AidData, terjadi kenaikan utang berbentuk hidden debt di negara yang menjalin kerj asama proyek infrastruktur dengan China. Namun, tidak spesifik menjelaskan adanya pinjaman untuk pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Baca juga: Total 6 Orang Diamankan KPK dalam OTT di Musi Banyuasin
Sementara, pendanaan KCJB sendiri bersumber dari pinjaman China Development Bank (CBD) sebesar USD4,55 miliar atau setara Rp64,9 triliun. Jumlah itu sekitar 75% dari total nilai investasi KCJB sebesar USD6,07 miliar. Sementara sisanya 25% berasal dari ekuiti KCIC.
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung memang benar-benar menyita semuanya. Selain investasinya yang terus membengkak, waktu penyelesaiannya pun molor. Awalnya, proyek ini ditargetkan selesai pada 2019, namun bergeser hingga akhir 2022.
(uka)
Lihat Juga :