PTPN XIV Unit Kebun Awaya Rencana Ganti Komoditas

Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:12 WIB
loading...
PTPN XIV Unit Kebun...
Senior Executive Vice President (SEVP) Operation PTPN XIV, Andi Arwan AP saat berkunjung di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV Unit Usaha Awaya-Telpaputih. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV Unit Usaha Awaya-Telpaputih, berencana mengganti komoditas dari karet dan kelapa menjadi kelapa sawit.

Hal itu sebagai bagian dari rencana kerja sama operasional (KSO) dengan stakeholder (pemangku kepentingan), terkait pergiliran tanaman (crop rotation).

Baca Juga: Fokus Ketahanan Gula Nasional, Holding PTPN Berikan Subsidi Bibit Tebu Unggul

Senior Executive Vice President (SEVP) Operation PTPN XIV , Andi Arwan AP menyampaikan rencana tersebut saat berkunjung ke Unit Usaha Awaya-Telpaputih pada tanggal 29 dan 30 September 2021 lalu.

Kunjungan itu merupakan yang pertama kali sejak pengangkatan SEVP Operation pada bulan Agustus lalu. Tujuan utama kunjungan SEVP Operation adalah untuk menormalisasi fix cost dan melihat potensi lahan untuk dikerjasamakan dalam pengembangan areal kelapa sawit.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Arwan AP memberikan arahan kepada seluruh karyawan agar selalu semangat bekerja dengan tulus dan ikhlas, gotong royong, semangat memiliki yang tinggi, serta senantiasa berdoa.

Menurut Andi Arwan, selama ini Kebun Awaya-Telpaputih mengalami kerugian yang disebabkan oleh fix cost yang tidak berimbang dengan nilai produksi dan skala usaha. Salah satu penyebabnya adalah tanaman yang umurnya sudah melewati ambang batas produksi.

"Jumlah pokok per hektare sudah jauh dibawah standarisasi, hanya sekitar 120 pokok per hektare dengan standar 500 pokok per hektare atau hanya 24% saja," urainya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/10/2021).

Dia melanjutkan, PTPN XIV perlu melalukan normalisasi yang berimbang antara jumlah karyawan dengan nilai produksi. SEVP Operation bersama jajaran berupaya tidak membiarkan kerugian yang dialami Unit Kebun Awaya berlarut-larut, karena mempengaruhi laba rugi perseroan. Sasaran SEVP Operation adalah menormalisasi kerugian menjadi BEP.

Baca Juga: Sukses Kembangkan Pola Kemitraan Plasma, PTPN V Diapresiasi



Seluruh karyawan Kebun Awaya-Telpaputih mendukung perencanaan KSO. Lahan konsesi seluas 8.800 hektare sudah mendapat perpanjangan sertifikat Hak Guna Usaha (HGU). Kondisi fisik lahan tersebut memenuhi syarat, antara lain ketinggian kurang dari 200 mdpl, curah hujan baik, serta solum tanah tebal. Lokasi yang dikelilingi oleh laut memungkinkan untuk dibangun dermaga untuk transport CPO.

"Semoga KSO dapat berjalan cepat agar Unit Awaya-Telpaputih mampu menjadi harapan oleh PTPN XIV dan secara global," ungkap Manager Unit Awaya-Telpaputih, Andi Anwar.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitigasi Perubahan Iklim,...
Mitigasi Perubahan Iklim, Program CSR Sambu Group Lindungi Perkebunan Kelapa Rakyat
Ada Ketelitian dan Konsistensi...
Ada Ketelitian dan Konsistensi di Balik Rasa Teh Berkualitas
BPDP Fasilitasi Pemberdayaan...
BPDP Fasilitasi Pemberdayaan UMKM Perkebunan lewat Inacraft 2026
Mayoritas Berbasis CPO,...
Mayoritas Berbasis CPO, KAI Angkut 521 Ribu Ton Komoditas Perkebunan
Kinerja Keuangan Melesat,...
Kinerja Keuangan Melesat, PalmCo Setor Rp1,5 Triliun ke Kantong Negara
Sinergi BUMN untuk Pertumbuhan...
Sinergi BUMN untuk Pertumbuhan Ekosistem Pariwisata Nasional
Sampaikan Aspirasi,...
Sampaikan Aspirasi, Pekerja PTPN IV di Cot Girek Datangi Kantor Bupati Aceh Utara
Karhutla di Kutai Barat,...
Karhutla di Kutai Barat, 1 Hektare Lahan Perkebunan Terbakar
Dukung Petani Lokal,...
Dukung Petani Lokal, Perkebunan Buah Naga Banyuwangi Dapat Pencahayaan Berkualitas
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved