Gandeng BNI dan Jasindo, BP2MI Fasilitasi Kredit dan Jaminan Keamanan Pekerja Migran
Rabu, 20 Oktober 2021 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Untuk modal bekerja tersebut, lanjut Benny, saat ini BP2MI yang dibantu oleh BUMN dalam hal ini bank BNI dengan meluncurkan Kredit Tanpa Agunan (KTA). "Jadi kebutuhan biaya untuk bekerja yang hingga Rp30-40 juta itu sudah disiapkan oleh BNI, bunganya pun juga sangat rendah, yaitu 11 persen per tahun," ujarnya.
Baca juga: Bunga Turun dan Likuiditas Longgar, Permintaan Kredit Meningkat
Sementara bantuan dari Asuransi Jasindo, Benny menerangkan kehadirannya sebagai pihak yang menanggung resiko. Sehingga apabila batal berangkat namun sudah terlanjur meminjam uang, bisa ditanggung oleh Jasindo.
Terkait bantuan dana yang disediakan oleh BNI, Benny menekankan, pinjaman tersebut bentuknya tidak wajib. Artinya program ini hanyalah bantuan dari negara yang memberikan fasilitas agar PMI terbantu dari sisi permodalan.
"Pinjaman ini bukan suatu kewajiban atau paksaan. Tapi ini hanya bantuan dari negara menyiapkan fasilitas supaya PMI bisa terbantu. Lalu untuk jumlah dana bisa disesuaikan dengan kebutuhan modal. Karena setiap negara beda-beda," tukasnya.
Baca juga: Bunga Turun dan Likuiditas Longgar, Permintaan Kredit Meningkat
Sementara bantuan dari Asuransi Jasindo, Benny menerangkan kehadirannya sebagai pihak yang menanggung resiko. Sehingga apabila batal berangkat namun sudah terlanjur meminjam uang, bisa ditanggung oleh Jasindo.
Terkait bantuan dana yang disediakan oleh BNI, Benny menekankan, pinjaman tersebut bentuknya tidak wajib. Artinya program ini hanyalah bantuan dari negara yang memberikan fasilitas agar PMI terbantu dari sisi permodalan.
"Pinjaman ini bukan suatu kewajiban atau paksaan. Tapi ini hanya bantuan dari negara menyiapkan fasilitas supaya PMI bisa terbantu. Lalu untuk jumlah dana bisa disesuaikan dengan kebutuhan modal. Karena setiap negara beda-beda," tukasnya.
(ind)
Lihat Juga :