Bitcoin Tembus Rp888 Juta, Dekati Harga Tertinggi Sepanjang Masa

Rabu, 20 Oktober 2021 - 10:41 WIB
loading...
Bitcoin Tembus Rp888...
Nilai Bitcoin mencapai posisi puncak dalam enam bulan dan berada dalam jarak yang sangat dekat dengan level tertinggi sepanjang masa. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Nilai Bitcoin mencapai posisi puncak dalam enam bulan dan berada dalam jarak yang sangat dekat dengan level tertinggi sepanjang masa. Hal ini seiring dengan optimisme para pelaku pasar dengan harapan bila Bitcoin diperdagangkan di bursa berjangka (ETF) dapat menjadi momentum arus investasi ke dalam cryptocurrency.

Bitcoin sebagai mata uang kripto terbesar di dunia, tercatat naik sebesar 1,5% selama sesi perdagangan Asia menjadi USD62.991 atau sekitar atau sekitar Rp888 juta (kurs rupiah Rp14.103/USD). Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak pertengahan April 2021 dan mendekati rekor tertingginya yakni USD64.895.

Baca Juga: Bitcoin Bisa Sebabkan Kehancuran seperti Krisis Keuangan 2008

Dikenal selama kurang lebih 13 tahun karena volatilitasnya, Bitcoin telah meningkat sekitar 40% bulan ini dengan harapan regulator AS akan mengizinkan Bitcoin bisa diperdagangkan di bursa berjangka (ETF). Bila hal itu terwujud, beberapa investor memperkirakan bakal ada miliaran dolar dikelola oleh dana pensiun dan banyak investasi mengalir ke sektor ini.

Langkah itu kemungkinan akan membuka jalan menuju investasi yang lebih luas dalam aset digital. Investor mata uang kripto telah menunggu persetujuan ETF pertama Amerika Serikat untuk bitcoin, dengan langkah seperti itu memicu antusiasme pasar uang kripto baru-baru ini.

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dilaporkan akan mengizinkan ETF berjangka bitcoin Amerika pertama untuk memulai perdagangan minggu depan, seperti diliris Bloomberg News pada Kamis.Langkah seperti itu akan membuka jalan baru bagi investor untuk mendapatkan eksposur ke aset yang muncul, menurut pedagang dan analis.

Sementara itu Nasdaq pada hari Jumat menyetujui listing Valkyrie Bitcoin Strategy ETF. Grayscale, manajer mata uang digital terbesar di dunia, mengatakan pihaknya berencana untuk mengubah Grayscale Bitcoin Trust menjadi ETF bitcoin spot.

ETF Crypto sendiri telah diluncurkan tahun ini di Kanada dan Eropa di tengah melonjaknya minat pada aset digital. VanEck dan Valkyrie adalah di antara manajer investasi yang mengejar produk ETF yang terdaftar di AS, meskipun Invesco pada hari Senin membatalkan rencananya untuk ETF berbasis futures.

Baca Juga: Harga Mata Uang Kripto Melesat, CEO JPMorgan Bilang Bitcoin Tak Berharga

SEC belum menyetujui ETF bitcoin spot. Ketua SEC Gary Gensler sebelumnya mengatakan pasar kripto melibatkan banyak token yang mungkin merupakan sekuritas yang tidak terdaftar dan membiarkan harga terbuka untuk manipulasi dan jutaan investor rentan terhadap risiko.

Bitcoin futures telah diawasi oleh Commodity Futures Trading Commission selama empat tahun. Lalu Ketua SEC, Gary Gensler mengatakan,ETF yang diatur oleh SEC, menawarkan beberapa tingkat perlindungan investor.

"Namun itu masih merupakan kelas aset yang sangat spekulatif dan investor harus memahami bahwa di bawahnya ada volatilitas dan spekulasi yang sama," katanya kepada CNBC.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
Bitcoin Tembus USD80.000,...
Bitcoin Tembus USD80.000, Didorong Arus ETF dan Sentimen Global
Bitcoin Rebound Dekati...
Bitcoin Rebound Dekati USD79.500, Momentum Positif di Tengah Gejolak Geopolitik
Perluas Akses Investasi...
Perluas Akses Investasi Crypto di Indonesia, TRIV Group Gandeng Indomaret
Lewati Selat Hormuz...
Lewati Selat Hormuz Wajib Bayar Iran Pakai Bitcoin, Bagaimana Nasib Kapal Tanker RI?
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Upbit Indonesia Perkuat...
Upbit Indonesia Perkuat Literasi Blockchain Lewat Peresmian Web3 Education Center
Prediksi Harga Kripto...
Prediksi Harga Kripto Pakai AI Semakin Tren, Upbit: Investor Tetap Perlu Hati-Hati
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Elon Musk Sebut Zelensky...
Elon Musk Sebut Zelensky Juara Perampokan Uang AS Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved