Terapkan Ekonomi Hijau, Dow Targetkan Bebas Emisi Karbon di 2050
Rabu, 20 Oktober 2021 - 05:18 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, Dow juga sepakat secara global perusahaan menggunakan energi terbarukan untuk mengurangi emisi lebih dari 600.000 ton CO2 per tahun di seluruh operasional pabriknya. Di Indonesia, Dow memiliki pabrik yang ramah lingkungan di Cilegon, Banten yang didasarkan oleh dua inisiatif yaitu pengemasan ulang dan optimasi gudang yang dapat mengurangi 115 ton CO2 selama 2020.
Untuk target mengelola sampah, Dow telah menjalin kemitraan global dengan banyak pihak seperti Global Plastic Action Partnership, Circulate Capital, dan Alliance to End Plastic Waste.
Di Indonesia, Dow menjadi anggota aktif dari National Plastic Action Partnership (NPAP) yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Kemitraan ini bertujuan untuk mengamplifikasi dampak dari upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi dan mengurangi sampah dari produksi secara signifikan.
Untuk mengurangi sampah plastik yang ada di lingkungan, Dow di Indonesia juga melakukan berbagai inisiatif seperti meningkatkan kapasitas tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, recycle (TPS3R) dan bank sampah untuk menciptakan model bisnis ekonomi sirkular.
Tak berhenti disitu, Dow juga mendorong perubahan perilaku pengolahan sampah generasi muda, karyawan, serta para mitra melalui kampanye pengolahan sampah. Terkait target ekonomi sirkular, perusahaan terus membuat inovasi berbasis teknologi dengan menciptakan produk-produk berkelanjutan yang memberi manfaat sekaligus ramah lingkungan dengan daur ulang kemasan yang dibuat dengan inovasi seperti Innate TF Polyethylene Resin for Tenter Frame Biaxial Orientation (TF-BOPE) dan Retain Polymer Modifier.
Untuk target mengelola sampah, Dow telah menjalin kemitraan global dengan banyak pihak seperti Global Plastic Action Partnership, Circulate Capital, dan Alliance to End Plastic Waste.
Di Indonesia, Dow menjadi anggota aktif dari National Plastic Action Partnership (NPAP) yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Kemitraan ini bertujuan untuk mengamplifikasi dampak dari upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi dan mengurangi sampah dari produksi secara signifikan.
Untuk mengurangi sampah plastik yang ada di lingkungan, Dow di Indonesia juga melakukan berbagai inisiatif seperti meningkatkan kapasitas tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, recycle (TPS3R) dan bank sampah untuk menciptakan model bisnis ekonomi sirkular.
Tak berhenti disitu, Dow juga mendorong perubahan perilaku pengolahan sampah generasi muda, karyawan, serta para mitra melalui kampanye pengolahan sampah. Terkait target ekonomi sirkular, perusahaan terus membuat inovasi berbasis teknologi dengan menciptakan produk-produk berkelanjutan yang memberi manfaat sekaligus ramah lingkungan dengan daur ulang kemasan yang dibuat dengan inovasi seperti Innate TF Polyethylene Resin for Tenter Frame Biaxial Orientation (TF-BOPE) dan Retain Polymer Modifier.
Lihat Juga :