Ramalan Bill Gates: Perubahan Iklim Ciptakan Peluang Menguntungkan

Kamis, 21 Oktober 2021 - 19:05 WIB
loading...
Ramalan Bill Gates:...
Bill Gates sebagai orang terkaya keempat di dunia mengungkap, ada peluang besar dalam berinvestasi yang berhubungan dengan perubahan iklim. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bill Gates sebagai orang terkaya keempat di dunia mengungkap, ada peluang besar dalam berinvestasi yang berhubungan dengan perubahan iklim . Bagi mereka yang ingin menjadi kaya, Gates melihat banyak peluang di sektor ini. Namun dengan cacatan investasi pada sektor teknologi membutuhkan waktu lama.

Dalam sebuah wawancara sebagai bagian dari KTT Teknologi Iklim SOSV virtual, Gates mengatakan, peluang pengembalian dalam investasi iklim akan sebanding dengan apa yang dihasilkan oleh perusahaan teknologi terbesar.

"Akan ada delapan Tesla, 10 Tesla. Dan hanya satu dari mereka yang terkenal saat ini," kata Gates seperti dilansir CNBC.

Baca Juga: Bill Gates Ungkap Usia Aman Memberi Anak Smartphone

Perusahaan mobil listrik yang dipimpin oleh Elon Musk telah dua kali lipat nilainya pada tahun lalu dan naik lebih dari 2.000% dalam lima tahun terakhir. "Bagi para pemenang, siapa pun yang berinvestasi di Tesla merasa sangat pintar," kata Gates.

Dia memprediksi, keuntungan akan tersebar di beberapa perusahaan yang lebih luas. "Akan ada, Anda tahu, Microsoft, Google, perusahaan tipe Amazon yang keluar dari ruang ini," kata Gates.

Gates mendirikan Microsoft pada tahun 1975, sementara Amazon dan Google diluncurkan pada 1990-an saat internet lepas landas. Mereka sekarang tiga dari empat perusahaan AS yang paling berharga. Saat ini, perusahaan yang dirintis Gates bernilai USD134,3 miliar, menurut Forbes.

SOSV adalah perusahaan modal ventura yang berbasis di Princeton, New Jersey yang berinvestasi di start-up teknologi iklim tahap awal. Gates juga menanamkan investasi di seputar teknologi ramah lingkungan melalui perusahaan Breakthrough Energy Ventures, yang juga didukung oleh pendiri Amazon Jeff Bezos, Michael Bloomberg dan Ray Dalio sebagai investor.

Sementara Gates bullish di sektor ini, dia mengatakan bahwa banyak uang akan hanyut, seperti yang terjadi ketika gelembung internet muncul. Dia menambahkan kondisi sekarang "seperti hari-hari awal perangkat lunak dan komputasi."

Bill Gates mengatakan banyak proyek seputar perubahan iklim akan membutuhkan banyak investasi sebelum terbukti berhasil. Beberapa hal seperti fusi nuklir, fisi nuklir, dan penyimpanan energi membutuhkan ratusan juta atau, dalam kasus nuklir, miliaran dolar untuk diuji. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah teknologi itu akan dapat berkontribusi atau tidak.

Baca Juga: Wow! RI Butuh Duit Rp6.736 Triliun Buat Penanganan Perubahan Iklim

Selain komitmen modal yang besar, teknologi iklim membutuhkan dorongan dari pemerintah untuk memfasilitasi adopsi teknologi nol-emisi. Bill Gates menambahkan, investor yang ingin memasukkan uang ke ruang dengan risiko lebih kecil dapat menjadi bagian dari pembiayaan panel surya.

Pasar yang lebih sulit diprediksi adalah penangkapan karbon udara langsung, hidrogen, baja, dan bahan bakar penerbangan. "Kami akan memiliki tingkat kegagalan yang tinggi. Tetapi ada cukup banyak gagasan bahwa kita memiliki kemungkinan sukses yang substansial, terutama dengan bantuan pemerintah yang tepat," lanjutnya.

"Seseorang yang tidak mampu menanggung risiko, atau jika Anda mengharapkan pengembalian jangka pendek, saya akan mencari di tempat lain," kata Bill Gates lagi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Rekomendasi
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Berita Terkini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved