Genjot Ekonomi Syariah, Jokowi Berharap pada Erick Tohir Cs

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 11:17 WIB
Genjot Ekonomi Syariah, Jokowi Berharap pada Erick Tohir Cs
Jokowi menekankan agar Indonesia bisa menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) kembali meminta agar Indonesia dapat menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Permintaan itu mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

“Saya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, harus menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah dan industri halal di dunia. Indonesia harus menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia,” katanya, Jumat (22/10/2021).

Baca juga: Hari Santri Nasional, Jokowi: Selamat Berkontribusi bagi Negeri

Menurutnya, saat ini perkembangan ekonomi syariah Indonesia cukup pesat. Berdasarkan data The State of Global Islamic Economy Indicator Report, sektor ekonomi syariah Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang berarti.



“Ini kita lihat dari tahun demi tahun. Tahun 2018 ekonomi syariah Indonesia berada di peringkat 10 besar dunia. Itu di 2018. Kemudian di tahun 2019, naik menjadi peringkat 5. Dan tadi seperti yang disampaikan oleh Bapak Wapres di tahun 2020, ekonomi syariah Indonesia sudah berada di peringkat 4 dunia. Naik, naik, naik terus,” ungkapnya.

Meski begitu dia meminta agar bangsa ini tidak berpuas diri dengan capaian tersebut. Pasalnya, Jokowi yakin bahwa ekonomi syariah Indonesia bisa lebih meningkat lagi.

“Namun kita tidak boleh berpuas diri. Perlu ada upaya yang sinergis antar-pemangku kepentingan agar ekonomi syariah kita tumbuh lebih pesat lagi. Dan itulah peran penting yang harus dimainkan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES),” tuturnya.

Dia mengaku menaruh harapan besar pada MES untuk menjadi jembatan bagi seluruh pemangku kepentingan ekonomi syariah. Utamanya untuk membangun ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Termasuk juga dalam membangun ekonomi inklusif yang memberdayakan dan mampu bertahan menghadapi berbagai macam krisis.

Baca juga: Tes Rudal Hipersonik Berujung Kegagalan, AS Semakin Tertinggal dari China dan Rusia

“Sebagai organisasi keumatan, MES diharapkan menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah yang membumi, yang menyentuh ekonomi umat secara langsung, yang melahirkan lebih banyak wirausaha-wirausaha dari kalangan santri, yang menggerakkan perekonomian yang inklusif,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Badan Pengurus Harian MES digawangi oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Erick dibantu oleh tiga orang menteri lainnya, yaitu MenkopUKM Teten Masduki, Mendag Muhammad Lutfi, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.
(uka)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1207 seconds (10.177#12.26)