Mendorong Efisiensi Energi di 3 Fasilitas Utama Negara
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 18:13 WIB
loading...
A
A
A
Direktor Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Dadan Kusdiana mengatakan, penghematan energi lebih mudah dilakukan daripada membangun pembangkit listrik, terutama di masa pandemi dimana dunia usaha terkena dampak ekonomi.
"Kolaborasi yang sangat baik ini menjadi katalisator untuk mereplikasi penerapan ISO 50001 sebagai strategi bertahan hidup bagi bisnis yang terkena dampak pandemi. Dirjen dan UNDP Indonesia juga membantu memberi contoh bagi fasilitas umum dan industri swasta lainnya untuk mereplikasi inisiatif yang baik ini,” katanya.
Resident Representative UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura mengatakan, bahwa UNDP akan terus mendorong transisi energi berkelanjutan sebagai bagian dari kemitraannya dengan Indonesia untuk mencapai target yang lebih ambisius untuk Kesepakatan Paris tentang perubahan iklim.
"Memenuhi target emisi akan membantu Indonesia menuju Net Zero Emission yang lebih cepat. UNDP dengan bangga bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, karena kami memiliki visi yang sama untuk mempromosikan transisi yang berani menuju energi bersih,” kata Norimasa.
Di saat yang sama, Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk berkontribusi positif terhadap lingkungan sebagai salah satu misi perusahaan.
“Pengelolaan energi terbarukan merupakan wujud dari implementasi misi Angkasa Pura 1," jelas Fahmi.
Selain sertifikasi ISO 50001, UNDP melalui proyek MTRE3 juga memberikan dukungan sertifikasi green building GREENSHIP untuk Bandara Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur.
"Kolaborasi yang sangat baik ini menjadi katalisator untuk mereplikasi penerapan ISO 50001 sebagai strategi bertahan hidup bagi bisnis yang terkena dampak pandemi. Dirjen dan UNDP Indonesia juga membantu memberi contoh bagi fasilitas umum dan industri swasta lainnya untuk mereplikasi inisiatif yang baik ini,” katanya.
Resident Representative UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura mengatakan, bahwa UNDP akan terus mendorong transisi energi berkelanjutan sebagai bagian dari kemitraannya dengan Indonesia untuk mencapai target yang lebih ambisius untuk Kesepakatan Paris tentang perubahan iklim.
"Memenuhi target emisi akan membantu Indonesia menuju Net Zero Emission yang lebih cepat. UNDP dengan bangga bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, karena kami memiliki visi yang sama untuk mempromosikan transisi yang berani menuju energi bersih,” kata Norimasa.
Di saat yang sama, Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk berkontribusi positif terhadap lingkungan sebagai salah satu misi perusahaan.
“Pengelolaan energi terbarukan merupakan wujud dari implementasi misi Angkasa Pura 1," jelas Fahmi.
Selain sertifikasi ISO 50001, UNDP melalui proyek MTRE3 juga memberikan dukungan sertifikasi green building GREENSHIP untuk Bandara Banyuwangi di Banyuwangi, Jawa Timur.
Lihat Juga :