Tes PCR Turun jadi Rp300 Ribu, Pengamat: Banyak Oknum yang Mengakali

Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:41 WIB
loading...
Tes PCR Turun jadi Rp300...
Pemerintah berencana menurunkan harga tes PCR maksimal Rp300 ribu. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah akan menurunkan harga tes PCR menjadi Rp300 ribu. Langkah ini menyusul kewajiban tes PCR sebagai syarat perjalanan dengan moda transportasi udara.

Pengamat penerbangan Alvin Lie turut menanggapi peraturan terbaru pemerintah terkait tarif tes PCR hingga masa berlakunya yang 3X24 jam. "Jika pengaturannya pakai SE (Surat Edaran) yang kemarin, sama juga bohong. SE tidak bisa dijadikan landasan untuk menjatuhkan sanksi kepada pihak yang melanggar," kata Alvin saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Tes PCR Jadi Syarat Terbang, Asosiasi Pilot Garuda: Kami Keberatan

Menurut dia, ketentuan wajib PCR bagi penumpang pesawat tersebut tetap saja tidak adil atau dinilai diskriminatif. "Kalau memang niat pemerintah mau meningkatkan kehati-hatian, mengapa wajib PCR khusus hanya untuk transportasi udara dan khusus Jawa-Bali? Sebelumnya luar Jawa-Bali yang wajib PCR. Sekarang luar Jawa-Bali malah bisa pakai tes antigen dan justru tidak ada syarat wajib vaksinasi," tuturnya.

Pemerintah, sambung Alvin, telah menetapkan biaya PCR di Jawa dengan harga maksimal Rp500 Ribu. Pada praktiknya, masih ditemukan banyak penyedia layanan yang mengakali hal tersebut.

"Ada oknum-oknum yang diuntungkan. Jika perlu (mendesak), mereka harus bayar lebih. Jika mau hasil keluar dalam 12 jam, harus bayar lebih mahal, dan pemerintah tidak bisa apa apa," cetusnya.

Baca juga: Protes Syarat PCR Penumpang Pesawat Dinilai Wajar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Alvin Lie Sebut Pesawat...
Alvin Lie Sebut Pesawat Tua Bukan Berarti Tidak Aman, Ini Penjelasannya
Beban Biaya Perawatan...
Beban Biaya Perawatan Tinggi, Jumlah Pesawat Beroperasi di RI Kian Menyusut
Pelita Air Hadirkan...
Pelita Air Hadirkan Pengalaman Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat
Efek Domino Selat Hormuz:...
Efek Domino Selat Hormuz: Pasokan Avtur Eropa Tercekik, 20 Ribu Penerbangan Dibatalkan
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Singapore Airlines Tambah...
Singapore Airlines Tambah Penerbangan ke Amsterdam, Tiket Mulai Dijual Mei Ini
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved