Gus Menteri Berharap Ajang World Superbike di Mandalika Bangkitkan Ekonomi Desa
Rabu, 27 Oktober 2021 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Abdul Halim mengungkapkan, tahun ini pihaknya telah memberikan bantuan pengembangangan objek wisata dan amenitas wisata di 156 desa di 94 kabupaten di 28 provinsi di Indonesia. Dia pun mengajak seluruh stakeholders bekerja keras agar desa wisata mampu menarik minak wisatawan internasional maupun domestik.
“Saya juga berharap BUMDesa, desa wisata, dapat memberikan kontribusi besar dalam penanganan kemiskinan ekstrem di desa. Sehingga kesejahteraan warga desa akan terwujud,” katanya.
Dalam mengelola desa wisata, kata dia, membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dengan seluruh stakeholders desa dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Alhasil, pembangunan lebih terkonsolidasi dengan baik, kemandirian desa-desa lebih cepat dicapai, kebangkitan ekonomi warga lebih merata, dan kesejahteran masyarakat yang berkeadilan.
Baca juga: Hadang Pelajar di Dalam Angkot, Siswa SMK di Sukabumi Tewas Dibacok
Desember 2020 lalu, masyarakat sasaran program di Kabupaten Teluk Wondama, telah berhasil mengekspor rumput laut ke Hong Kong sebanyak 20 ton senilai Rp390 juta. Kelompok sasaran program di Manokwari Selatan berhasil melakukan ekspor biji kakao kering ke Inggris sebanyak 6.000 kg atau senilai Rp270 juta.
“Hingga tahun ini terdapat 6.284 rumah tangga terlibat dalam kegiatan komunitas produsen, ada 4.260 petani yang dilatih, 39 produk unggulan yang kami dukung. Di antaranya adalah kopi dan rumput laut," jelas Abdul Halim.
“Saya juga berharap BUMDesa, desa wisata, dapat memberikan kontribusi besar dalam penanganan kemiskinan ekstrem di desa. Sehingga kesejahteraan warga desa akan terwujud,” katanya.
Dalam mengelola desa wisata, kata dia, membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dengan seluruh stakeholders desa dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Alhasil, pembangunan lebih terkonsolidasi dengan baik, kemandirian desa-desa lebih cepat dicapai, kebangkitan ekonomi warga lebih merata, dan kesejahteran masyarakat yang berkeadilan.
Baca juga: Hadang Pelajar di Dalam Angkot, Siswa SMK di Sukabumi Tewas Dibacok
Desember 2020 lalu, masyarakat sasaran program di Kabupaten Teluk Wondama, telah berhasil mengekspor rumput laut ke Hong Kong sebanyak 20 ton senilai Rp390 juta. Kelompok sasaran program di Manokwari Selatan berhasil melakukan ekspor biji kakao kering ke Inggris sebanyak 6.000 kg atau senilai Rp270 juta.
“Hingga tahun ini terdapat 6.284 rumah tangga terlibat dalam kegiatan komunitas produsen, ada 4.260 petani yang dilatih, 39 produk unggulan yang kami dukung. Di antaranya adalah kopi dan rumput laut," jelas Abdul Halim.
(uka)
Lihat Juga :