Kala Aset Kripto Lokal Siap Meramaikan Kancah Global
Minggu, 31 Oktober 2021 - 23:15 WIB
loading...
Aset kripto lokal akan mampu meramaikan bursa kripto dunia. Foto/Ilustrasi/Amartha.com
A
A
A
JAKARTA - Kala Coin, aset kripto karya anak bangsa, siap hadir dan meramaikan bursa kripto dunia. Chief Technology Officer (CTO) Kala Coin Helmi Andito menuturkan, Kala masih sangat optimistis mampu memberikan warna berbeda bagi pasar kripto Indonesia dan dunia.
Menurutnya, market Indonesia di mata dunia dianggap sebagai potensial market, karena pengguna kripto di Tanah Air masih sangat kecil jika dibandingkan dengan total penduduknya.
Baca juga: Uang Kripto Squid Game Melonjak 2.300 Persen Hanya dalam Beberapa Hari
"Hanya memang dibutuhkan kerja keras, terutama dari segi pengenalan market kripto," ujar Helmi dalam keterangan pers, Minggu (31/10/2021).
Optimisme aset kripto merajai pasar juga didorong oleh rencana pemerintah membentuk bursa kripto nasional. Langkah itu diharapkan mendorong pasar kripto nasional mampu bersaing secara global.
"Kripto harus bisa menjadi komoditas yang setara seperti emas dan komoditi lainnya," tambah Helmi.
Tercatat, Kala Coin baru saja mulai melakukan expansi ke market internasional dan berkolaborasi dengan para influencer digital. Aman Matasulu, Founder Kala Coin, meyakini bahwa Kala siap untuk melakukan expansi ke market global.
“Goal kami sederhana, yaitu menjadi token yang mampu menghidupkan komunitas, terutama Indonesia, dan membuktikan ke dunia, bahwa putra-putri Ibu Pertiwi juga bisa untuk bersaing di kancah global dalam dunia cryptocurrency,” tuturnya.
Dengan berfokus pada projectnya, Kala Coin berharap mampu memberikan nilai keunikannya, dan menjadi koin yang mengutamakan utilities. Bahkan hero projectnya, yaitu NFT Marketplace diprediksi akan hadir pada bulan Januari 2022.
Keunikan Kala Coin adalah pemilihan nama token. Diambil dari nama Bathara Kala yang merupakan figur mitologi dalam tradisi asli kebudayaan Nusantara. Kala sendiri sebenarnya merupakan simbol dari waktu. Bahkan, Kala juga mengedepankan emotional selling sebagai koin Nusantara yang mampu mewakili Indonesia di mata dunia.
Baca juga: Atasi Banjir, Anies: Air Surut Bukan Semata-mata Gravitasi, tapi Disedot Pompa
Belum genap 1,5 bulan, Kala Coin telah berhasil meluncurkan berbagai project. Di antaranya Kala Wallet yang bisa didownload di Google Play, Kala Dex yang lengkap dengan fitur farming dan staking. Bahkan yang menarik, reward staking juga berupa stable coin, dan koin lokal Indonesia lainnya.
Kala Coin juga berusaha membangun rasa nyaman dan aman bagi setiap holdersnya, salah satunya dengan melakukan audit Certic dan Techrate. Bahkan dalam pemasaran, Kala Coin telah melakukan audiensi dengan beberapa listing seperti Nomics, Coinsbit, dan Lbank.
Menurutnya, market Indonesia di mata dunia dianggap sebagai potensial market, karena pengguna kripto di Tanah Air masih sangat kecil jika dibandingkan dengan total penduduknya.
Baca juga: Uang Kripto Squid Game Melonjak 2.300 Persen Hanya dalam Beberapa Hari
"Hanya memang dibutuhkan kerja keras, terutama dari segi pengenalan market kripto," ujar Helmi dalam keterangan pers, Minggu (31/10/2021).
Optimisme aset kripto merajai pasar juga didorong oleh rencana pemerintah membentuk bursa kripto nasional. Langkah itu diharapkan mendorong pasar kripto nasional mampu bersaing secara global.
"Kripto harus bisa menjadi komoditas yang setara seperti emas dan komoditi lainnya," tambah Helmi.
Tercatat, Kala Coin baru saja mulai melakukan expansi ke market internasional dan berkolaborasi dengan para influencer digital. Aman Matasulu, Founder Kala Coin, meyakini bahwa Kala siap untuk melakukan expansi ke market global.
“Goal kami sederhana, yaitu menjadi token yang mampu menghidupkan komunitas, terutama Indonesia, dan membuktikan ke dunia, bahwa putra-putri Ibu Pertiwi juga bisa untuk bersaing di kancah global dalam dunia cryptocurrency,” tuturnya.
Dengan berfokus pada projectnya, Kala Coin berharap mampu memberikan nilai keunikannya, dan menjadi koin yang mengutamakan utilities. Bahkan hero projectnya, yaitu NFT Marketplace diprediksi akan hadir pada bulan Januari 2022.
Keunikan Kala Coin adalah pemilihan nama token. Diambil dari nama Bathara Kala yang merupakan figur mitologi dalam tradisi asli kebudayaan Nusantara. Kala sendiri sebenarnya merupakan simbol dari waktu. Bahkan, Kala juga mengedepankan emotional selling sebagai koin Nusantara yang mampu mewakili Indonesia di mata dunia.
Baca juga: Atasi Banjir, Anies: Air Surut Bukan Semata-mata Gravitasi, tapi Disedot Pompa
Belum genap 1,5 bulan, Kala Coin telah berhasil meluncurkan berbagai project. Di antaranya Kala Wallet yang bisa didownload di Google Play, Kala Dex yang lengkap dengan fitur farming dan staking. Bahkan yang menarik, reward staking juga berupa stable coin, dan koin lokal Indonesia lainnya.
Kala Coin juga berusaha membangun rasa nyaman dan aman bagi setiap holdersnya, salah satunya dengan melakukan audit Certic dan Techrate. Bahkan dalam pemasaran, Kala Coin telah melakukan audiensi dengan beberapa listing seperti Nomics, Coinsbit, dan Lbank.
(uka)
Lihat Juga :