Aturan Wajib Tes PCR Naik Pesawat Dicabut, Dorong Pemulihan Pariwisata

Rabu, 03 November 2021 - 14:53 WIB
loading...
Aturan Wajib Tes PCR...
Aturan wajib tes PCR dicabut industri penerbangan diyakini akan cepat pulih. FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lion Air Group menyambut gembira keputusan pemerintah mencabut aturan tes PCR penerbangan. Industri penerbangan diyakini akan cepat pulih mendorong kebangkitan sektor pariwisata di dalam negeri.

Baca Juga: Pemerintah Ingin Tes PCR Dinikmati Rakyat dengan Harga Wajar

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan bahwa Lion Air juga telah melakukan penyesuaian harga tes PCR agar lebh terjangkau masyarakat. Lion Grup mematok harga PCR di Harga Rp195 ribu dan antigen Rp35 ribu.

"Terkait dengan berbagai macam kebijakan pemerintah, kami melakukan berbagai penyesuaian terhadap bisnis yang dilakukan secara jelas dan detail dan terperinci," kata dia saat diskusi virtual, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga: Satgas Minta Masyarakat Cermat Pilih Penyedia Jasa Tes PCR dan Antigen

Pihaknya optimistis aturan baru tersebut akan mendorong kebangkitan industri penerbangan di dalam negeri. Meskipun, tren bepergiaan untuk saat ini tergolong masih dinamis. "Kami optimistis secara peluang bisnis sektor transportasi udara akan terus meningkat," ujarnya.

Di sisi lain, Lion Air juga tetap mentaati protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Di samping itu terus menyeusaikan tarif PCR dan antigen terjangkau bagi masyarakat "Dengan tarif PCR yang terjangkau, tentunya akan membantu pemerintah dalam menjangkau tracing dan testing oleh pemerintah untuk memulihkan perekonomian," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
AS Bakal Batasi Penerbangan...
AS Bakal Batasi Penerbangan Internasional, Picu Kekacuan Jutaan Penumpang Global
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Naik Kereta Jarak Jauh...
Naik Kereta Jarak Jauh Usia 18 Tahun ke Atas Wajib Vaksin Booster
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved