Pembayaran Utang PLN dan Pertamina Tidak Gunakan Dana PEN

Kamis, 04 Juni 2020 - 22:27 WIB
loading...
Pembayaran Utang PLN...
Pembayaran utang PLN dan Pertamina tidak menggunakan dana PEN. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap membayar kompensasi atau utang kepada PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) sebesar Rp90,42 triliun. Rinciannya untuk Pertamina sebesar Rp45 triliun dan PLN Rp45,42 triliun.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, pembayaran kompensasi untuk Pertamina dan PLN tersebut di luar anggaran untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang terdampak virus corona. Adapun total anggaran untuk PEN saat ini mencapai Rp677,2 triliun.

"Kita tidak klaim kompensasi Pertamina dan PLN sebagai PEN, enggak ada di sini. Itu kewajiban pemerintah yang harus dibayar, makanya kita terus berhati-hati," ujar Febrio di Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Dia melanjutkan, kompensasi tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama beberapa tahun terakhir. Namun Febrio tak menjelaskan lebih lanjut kompensasi yang akan dibayar tersebut dilakukan sejak tahun berapa.

"Dengan audit BPK kemarin, pemerintah harus membayar utang kompensasi tersebut, itu kewajiban pemerintah yang bertahun-tahun," jelasnya. Baca: Industri Migas Hadapi Tripple Shock, Pertamina Perlu Pimpinan yang Mumpuni

Febrio menambahkan masih menyediakan anggaran keseimbangan primer dalam melaksanakan APBN tahun ini yang tergerus akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Adapun anggaran keseimbangan primer naik dari Rp517,8 triliun menjadi Rp700,4 triliun.

"Keseimbangan primer tadinya Rp517 triliun, sekarang Rp700 triliun, utang pasti naik," katanya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Rekomendasi
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Infografis
Daftar Barang dan Jasa...
Daftar Barang dan Jasa yang Kena dan Tidak Kena PPN 12%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved