Masih Tinggi, Pengangguran per Agustus Capai 9,10 Juta Orang
Jum'at, 05 November 2021 - 11:41 WIB
loading...
BPS mencatat penurunan tipis angka pengangguran pada Agustus 2021 sebanyak 0,67 juta orang. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) mengumumkan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Agustus 2021 sebesar 6,49% atau turun 0,58% poin dibandingkan dengan Agustus 2020.
Baca Juga: Corona Memang Kejam, Ribuan Buruh Batik di Jogja Solo Kini Jadi Pengangguran
Kendati demikian, Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan bahwa pengangguran Indonesia per Agustus 2021 masih cukup tinggi yaitu 9,10 juta orang. Sementara penurunan pengangguran tercatat sebanyak 0,67 juta orang.
Rinciannya, papar dia, sebanyak 21,32 juta orang (10,32% penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19. Ini terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (1,82 juta orang), bukan angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (700 ribu orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (1,39 juta orang).
"Sedangkan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 adalah 17,41 juta orang," ungkapnya, Jumat (5/11/2021).
Baca Juga: Penampakan Mobil Vanessa Angel yang Mengalami Kecelakaan di Jombang, Jawa Timur
Sementara, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2021 tercatat sebanyak 140,15 juta orang, naik 1,93 juta orang dibanding Agustus 2020. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga tercatat naik sebesar 0,03% poin. "Penduduk yang bekerja sebanyak 131,05 juta orang, naik sebanyak 2,60 juta orang dari Agustus 2020," jelasnya.
BPS mencatat, lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Sektor industri pengolahan (0,65% poin). Sementara lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan terbesar yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (1,43% poin).
Baca Juga: Corona Memang Kejam, Ribuan Buruh Batik di Jogja Solo Kini Jadi Pengangguran
Kendati demikian, Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan bahwa pengangguran Indonesia per Agustus 2021 masih cukup tinggi yaitu 9,10 juta orang. Sementara penurunan pengangguran tercatat sebanyak 0,67 juta orang.
Rinciannya, papar dia, sebanyak 21,32 juta orang (10,32% penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19. Ini terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (1,82 juta orang), bukan angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (700 ribu orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (1,39 juta orang).
"Sedangkan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 adalah 17,41 juta orang," ungkapnya, Jumat (5/11/2021).
Baca Juga: Penampakan Mobil Vanessa Angel yang Mengalami Kecelakaan di Jombang, Jawa Timur
Sementara, jumlah angkatan kerja pada Agustus 2021 tercatat sebanyak 140,15 juta orang, naik 1,93 juta orang dibanding Agustus 2020. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga tercatat naik sebesar 0,03% poin. "Penduduk yang bekerja sebanyak 131,05 juta orang, naik sebanyak 2,60 juta orang dari Agustus 2020," jelasnya.
BPS mencatat, lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Sektor industri pengolahan (0,65% poin). Sementara lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan terbesar yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (1,43% poin).
(fai)
Lihat Juga :