Gara-gara Minyak Goreng Inflasi November Bisa Tembus 0,16 Persen
Jum'at, 05 November 2021 - 17:13 WIB
loading...
Minyak goreng jadi biang keladi kenaikan harga-harga di bulan November. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Minyak goreng diperkirakan menjadi salah satu penyumbang utama inflasi pada November 2021. Berdasarkan survei pemantau harga pada minggu pertama November, minyak goreng berkontribusi sebesar 0,04% (mtm).
Baca juga: Terus Meroket! Pedagang di Maros Sebut Harga Minyak Goreng Tidak Terkontrol
Selanjutnya disusul oleh cabai merah sebesar 0,03%, daging ayam dan telur ayam masing sebesar 0,02%. Kemudian, sabun detergen bubuk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
"Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain bawang merah, tomat dan cabai rawit masing-masing sebesar 0,01% (mtm)," kata Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (5/11/2021).
Baca juga: Terus Meroket! Pedagang di Maros Sebut Harga Minyak Goreng Tidak Terkontrol
Selanjutnya disusul oleh cabai merah sebesar 0,03%, daging ayam dan telur ayam masing sebesar 0,02%. Kemudian, sabun detergen bubuk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
"Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain bawang merah, tomat dan cabai rawit masing-masing sebesar 0,01% (mtm)," kata Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (5/11/2021).
Lihat Juga :