PT KCIC Buka-bukaan Soal Pembengkakan Biaya Proyek Kereta Cepat

Senin, 08 November 2021 - 08:41 WIB
loading...
PT KCIC Buka-bukaan...
Salah satu bagian pengerjaan proyek KCJB yang melintas di atas Jalan Raya Gadobangkong, Cimahi. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A A A
JAKARTA - Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ( KCJB ) oleh PT Kereta Cepat Indonesia China ( KCIC ) mengalami overrun atau pembengkakan biaya yang diperkirakan mencapai USD1,6 miliar atau Rp22,7 triliun.

GM Corporate Secretary PT KCIC Mirza Soraya mengatakan, pembengkakan biaya terjadi dikarenakan banyak faktor. Salah satunya pengadaan lahan yang bertambah luas karena pemindahan fasilitas umum.

Baca juga: Perhitungan Faisal Basri: Balik Modal Kereta Cepat Lebih dari 1 Abad

“Perlu diketahui banyak faktor yang memengaruhi cost overrun ini. Salah satunya pengadaan lahan relokasi fasilitas umum dan sosial. Hal ini menambah luas pengadaan lahan,” kata Mirza saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (8/11/2021).

Mirza juga menyebut faktor lain yang membuat terjadinya penambahan biaya proyek KCJB. Misalnya penggunaan frekuensi GSM-R untuk operasional kereta cepat yang praktiknya berbeda dengan di China.

“Di China penggunaan frekuensinya free, disediakan oleh pemerintah. Sementara di Indonesia, kebijakannya lain. Harus ada biaya investasi yang dikeluarkan dan ini di luar anggaran awal,” ujarnya.

Kemudian, terkait biaya investasi untuk instalasi PLN sehingga ada sejumlah biaya yang harus ditanggung PT KCIC. “Selain itu cost overrun ini juga berasal dari pekerjaan variation order dan financing cost serta pekerjaan lainnya yang memang harus dilakukan untuk kebutuhan penyelesaian proyek KCJB,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
MPMRent Perkuat Green...
MPMRent Perkuat Green Mobility lewat Layanan Transportasi Terintegrasi
Rosan Ngaku Sudah Kantongi...
Rosan Ngaku Sudah Kantongi Solusi Utang Whoosh Rp124 Triliun, Seperti Apa?
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Berita Terkini
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Infografis
115.000 Tiket Mudik...
115.000 Tiket Mudik Lebaran Kereta Cepat Whoosh Terjual!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved