GIIAS 2021 Ditargetkan Cetak Penjualan Rp800 Miliar

Senin, 08 November 2021 - 13:55 WIB
loading...
GIIAS 2021 Ditargetkan...
Konferensi pers penyelenggaran pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, Senin (8/11/2021). Foto/Azfar M
A A A
JAKARTA - Pameran Otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show ( GIIAS ) 2021 menargetkan nilai penjualan kendaraan lebih dari Rp800 miliar di ajang tersebut. Target tersebut setara penjualan sebanyak 4.700 unit kendaraan yang dicapai pada pameran tahun 2019.

Baca Juga: Maaf Bunda, Anak di Bawah Usia 12 Tahun Gak Bisa ke GIIAS

"Untuk nilai transaksi tahun ini, targetnya mencapai Rp800 miliar atau lebih, ya minimal nilai penjualanan tahun ini maunya samalah dengan tahun 2019," kata CMO Retail Bisnis Astra Gunawan di Jakarta, Senin (8/11/2021).

Gunawan Salim mencatat, pada tahun 2019 transaksi yang dicetak pada pameran tersebut mencapai 4.700-an surat pemesanan kendaraan (SPK). Dia memerinci, pada GIIAS 2019 pemesanan mobil mencapai sekitar 3.600-an dan motor 800-an unit. "Ditambah lagi asuransi 4.730-an tapi di tahun 2021 belum kembali pulih," ujarnya.

Kendati tahun lalu GIIAS tidak diselenggarakan, pihaknya optimis tahun ini animo masyarakat akan sangat tinggi. "Banyak yang penasaran dengan produk baru sehingga untuk target transasaksi tahun ini bisa sama dengan sama 2019 atau kalau bisa lebih. Doain ya," tandasnya.

Baca Juga: GIIAS 2021 Digelar Minggu Depan, Ini Deretan Mobil yang Bakal Mejeng

Di bagian lain, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan bahwa penyelenggaraan pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara ini setidaknya menandakan dua hal, yakni kebangkitan ekonomi pasca pandemi dan momentum Indonesia untuk beralih menggunakan transportasi rendah karbon.

Yohannes menambahkan, fokus utama pameran ini sebetulnya bukan hanya sekadar meningkatkan penjualan, akan tetapi memberikan informasi terhadap perkembangan teknologi bersih.

"Karena ini pameran terbesar se Asia Tenggara, target kami untuk fokus untuk meng-update masyarakat terhadap perkembangan industri otomotif, terutama untuk teknologi yang lebih bersih lingkungan. Kalau untuk target penjualan itu adalah target sampingan," ujarnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Dirut Agrinas Balas...
Dirut Agrinas Balas Desakan Dasco: Impor 105.000 Unit Pikap India Sudah DP 30%
Klarifikasi Dirut Agrinas...
Klarifikasi Dirut Agrinas soal Impor 105.000 Pikap India: Produsen Lokal Tak Sanggup, Harga Mahal
Presiden Didesak Batalkan...
Presiden Didesak Batalkan Impor 105.000 Pikap Kopdes Merah Putih, Kadin: Membunuh Industri Otomotif
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Rekomendasi
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved