Ketidakpastian Akibat Pandemi Picu Peningkatan Kesadaran Berasuransi
Senin, 08 November 2021 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
Hans lantas membeberkan ihwal klaim asuransi yang dibayarkan selama pandemi melanda sejak awal 2020. "Selama tahun 2020 kami membayarkan klaim senilai total Rp5,5 triliun dan tahun ini sampai kuartal II sudah Rp3,9 triliun. Untuk klaim yang berhubungan langsung dengan Covid-19 sampai akhir September sudah dibayarkan senilai Rp500 miliar," urainya.
Baca juga: Wajib Tahu, Ini Daftar 104 Pinjol Resmi Terbaru dari OJK
Seiring meningkatnya kesadaran berasuransi, lanjut Hans, Manulife Indonesia memandang saat ini menjadi waktu yang tepat untuk meluncurkanMiAssurance Protection Plan(MiAction).
Produk asuransi dwiguna individu tersebut dirancang untuk melindungi dan mempersiapkan nasabah Indonesia termasuk generasi muda atau keluarga serta untuk kebutuhan masa depan mereka dalam mengantisipasi ketidakpastian hidup.
"Produk ini memberikan kepastian, preminya pasti dan benefitnya juga pasti. Kenapa dwiguna? karena nasabah mendapat proteksi dan benefit bukan hanya semasa hidupnya tapi juga ketika meninggal nanti akan ada dana untuk keluarga atau ahli warisnya," paparnya.
Menurut dia, sejak MiAction diluncurkan pada 23 Oktober 2021, dalam 11 hari pertama tercatat sudah ada 330 polis dengan total premi di atas Rp10 miliar.
Director & General Agency Manager Manulife Indonesia Kevin Kwon menambahkan, pandemi menyebabkan banyak keluarga kehilangan pendapatan. Mengutip data BPS, tingkat inflasi tahunan rata-rata dalam kurun waktu 10 tahun terakhir adalah sebesar 4,23%.
Baca juga: Wajib Tahu, Ini Daftar 104 Pinjol Resmi Terbaru dari OJK
Seiring meningkatnya kesadaran berasuransi, lanjut Hans, Manulife Indonesia memandang saat ini menjadi waktu yang tepat untuk meluncurkanMiAssurance Protection Plan(MiAction).
Produk asuransi dwiguna individu tersebut dirancang untuk melindungi dan mempersiapkan nasabah Indonesia termasuk generasi muda atau keluarga serta untuk kebutuhan masa depan mereka dalam mengantisipasi ketidakpastian hidup.
"Produk ini memberikan kepastian, preminya pasti dan benefitnya juga pasti. Kenapa dwiguna? karena nasabah mendapat proteksi dan benefit bukan hanya semasa hidupnya tapi juga ketika meninggal nanti akan ada dana untuk keluarga atau ahli warisnya," paparnya.
Menurut dia, sejak MiAction diluncurkan pada 23 Oktober 2021, dalam 11 hari pertama tercatat sudah ada 330 polis dengan total premi di atas Rp10 miliar.
Director & General Agency Manager Manulife Indonesia Kevin Kwon menambahkan, pandemi menyebabkan banyak keluarga kehilangan pendapatan. Mengutip data BPS, tingkat inflasi tahunan rata-rata dalam kurun waktu 10 tahun terakhir adalah sebesar 4,23%.
Lihat Juga :