Ketua DPD RI Dukung Kolaborasi Kemendagri-BRI Beri Perlindungan Hari Tua Perangkat Desa
Selasa, 09 November 2021 - 13:45 WIB
loading...
Perwakilan BRI Life Dadi Mustofa menjelaskan program kerja sama Kemendagri dengan BRI kepada Ketua DPD RI disaksikan pimpinan Komite II DPD RI Bustami Zainudin. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang memberi perlindungan jaminan hari tua perangkat desa. Menurut LaNyalla, jalinan kerja sama ini patut diapresiasi.
"Jalinan kerja sama antara Kemendagri dengan BRI melalui BRI Life patut kita apresiasi. Saya mendukung penuh kerja sama tersebut. Dengan kerja sama ini, kita harapkan perangkat desa bisa bekerja lebih maksimal," kata LaNyalla di sela kunjungan dapil di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/11/2021).
Baca Juga: Kesultanan Kadriyah Pontianak Resmikan Gelar Datuk I Puatta untuk LaNyalla
Ia menilai proteksi hari tua adalah bentuk kepedulian terhadap perangkat desa. Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, perangkat desa merupakan ujung tombak bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat. Tentu saja perangkat desa memiliki risiko yang tak sedikit.
"Sebagai pihak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, tugas perangkat desa tentu tak mudah. Maka, upaya proteksi dan perlindungan jaminan hari tua merupakan apresiasi atas kinerja dan pengabdian mereka selama menjabat," ujar LaNyalla.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), diketahui jumlah desa di Indonesia yakni 81.616 desa dengan jumlah perangkat desa sebanyak 958.140 orang.
"Proteksi yang diberikan akan menjamin dan memperbaiki kinerja para perangkat desa dalam melayani kebutuhan masyarakat," ujar alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.
"Jalinan kerja sama antara Kemendagri dengan BRI melalui BRI Life patut kita apresiasi. Saya mendukung penuh kerja sama tersebut. Dengan kerja sama ini, kita harapkan perangkat desa bisa bekerja lebih maksimal," kata LaNyalla di sela kunjungan dapil di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/11/2021).
Baca Juga: Kesultanan Kadriyah Pontianak Resmikan Gelar Datuk I Puatta untuk LaNyalla
Ia menilai proteksi hari tua adalah bentuk kepedulian terhadap perangkat desa. Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, perangkat desa merupakan ujung tombak bagi pembangunan kesejahteraan masyarakat. Tentu saja perangkat desa memiliki risiko yang tak sedikit.
"Sebagai pihak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, tugas perangkat desa tentu tak mudah. Maka, upaya proteksi dan perlindungan jaminan hari tua merupakan apresiasi atas kinerja dan pengabdian mereka selama menjabat," ujar LaNyalla.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), diketahui jumlah desa di Indonesia yakni 81.616 desa dengan jumlah perangkat desa sebanyak 958.140 orang.
"Proteksi yang diberikan akan menjamin dan memperbaiki kinerja para perangkat desa dalam melayani kebutuhan masyarakat," ujar alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.
Lihat Juga :