Kucurkan Rp1 Triliun Bukti Gojek Tak Pikirkan Keuntungan Sendiri

Rabu, 10 November 2021 - 20:37 WIB
loading...
Kucurkan Rp1 Triliun...
Langkah Gojek mengucurkan dana buat para mitranya bukti tanggung jawab terhadap kemajuan UMKM. Foto/DokGoFood
A A A
JAKARTA - Kebijakan Gojek mengucurkan dana hingga Rp1 triliun kepada mitra UMKM dan mitra drivernya selama pandemi Covid-19 menjadi bukti bahwa ekosistem bisnis tersebut peduli terhadap mitra bisnisnya.

Pengamat ekonomi Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mengatakan, langkah Gojek itu bisa menjadi patron atau contoh bagi aplikator lain. Menurutnya, dana Rp1 triliun yang dikeluarkan Gojek untuk membantu para mitra UMKM dan mitra driver cukup besar.

Baca juga: KCI dan Gojek Integrasikan Tiket KRL dengan Layanan Transportasi Online

"Kebijakan Gojek sebagai sebuah korporasi memberikan bantuan dana sebesar itu sungguh luar biasa. Seharusnya korporasi ataupun startup lainnya dapat mengikuti jejak yang sama. Kemajuan UMKM juga harus menjadi tanggung jawab swasta, seperti yang sudah ditunjukkan Gojek,” ujar Fithra dalam keterangannya, Rabu (10/11/2021).

Fithra menambahkan, dengan menyalurkan sebagian keuntungan untuk partnernya, Gojek membuktikan bahwa mereka tidak hanya mementingkan keuntungan perusahaan, tetapi juga memikirkan para mitra driver dan mitra UMKM.

“Bantuan besar dari Gojek tentu didasari situasi sulit yang harus dihadapi para mitra UMKM dan driver dalam kurun waktu hampir dua tahun terakhir. Selama pandemi, pendapatan mitra UMKM ataupun driver mengalami penurunan pendapatan yang cukup signifikan,” tandasnya.

Pada Agustus 2020 lalu Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) melakukan riset terhadap ekosistem Gojek. Hasilnya menunjukkan, pada awal pandemi pendapatan mitra turun akibat pembatasan sosial.

Untuk itulah, Gojek berusaha untuk memberikan solusi. Perusahaan yang telah berusia 11 tahun ini kemudian melakukan intervensi dengan memberikan berbagai subsidi promo untuk mendorong daya beli.

“Selama pandemi memang terjadi penurunan daya beli. Dengan adanya intervensi seperti subsidi promo, konsumen yang tadinya tidak mau beli jadi memiliki keinginan untuk membeli. Harapannya ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian,” kata Fitrha.

Baca juga: Google Doodle Tampilkan Sosok Ismail Marzuki di Hari Pahlawan

Selain itu, lanjut Fithra, Gojek termasuk perusahaan yang paling peduli dalam kondisi pandemi. Tak hanya memberikan bantuan, Gojek juga melakukan aktivitas-aktivitas yang mendukung program pemerintah untuk mengurangi risiko penularan selama pandemi. Salah satu yang dilakukan adalah mendorong para mitra driver dan mitra UMKM untuk melakukan vaksinasi.

“Berbagai upaya yang dilakukan Gojek merupakan bentuk dari kepedulian dan dukungan terhadap program-program pemerintah untuk menuju proses pemulihan ekonomi nasional. Jika UMKM dapat bangkit lebih cepat tentunya pemulihan ekonomi juga menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
Berita Terkini
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved