Jalur Trans Sulawesi Putus, Begini Cara Pertamina Amankan Pasokan BBM
Kamis, 11 November 2021 - 14:44 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan penyaluran BBM terus dilakukan dari semua jalur yang memungkinkan ditembus pasca putusnya jalur transportasi Trans Sulawesi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan penyaluran pasokan BBM terus dilakukan dari semua jalur yang memungkinkan ditembus pasca putusnya jalur transportasi Trans Sulawesi akibat retaknya jembatan di Telluwanua Palopo yang menjadi penghubung utama antara Kota Palopo ke Luwu Utara dan Luwu Timur pada 30 Oktober 2021 malam.
Sebagaimana diketahui pasca kejadian tersebut, transportasi ditempuh melalui beberapa jalur alternatif yang tidak sepenuhnya beraspal sehingga setelah hujan mengguyur selama beberapa hari banyak mobil terjebak di jalur alternatif tersebut. Termasuk mobil tangki dari Terminal BBM Palopo yang menjadi Terminal BBM utama yang biasanya menyuplai BBM ke Luwu Utara dan Luwu Timur.
Baca Juga: Warga di Sekitar Jalan Palopo-Toraja Utara Diimbau Waspada Longsor
Antisipasi oleh Pertamina sudah dilakukan sejak tanggal 3 November melalui alternatif pengiriman dari Terminal BBM Poso, Terminal BBM Kolonedale, Terminal BBM Kolaka dan dari Terminal BBM Palopo sendiri dengan suplai BBM mencapai 160 - 320 kilo liter per hari untuk normalisasi pasokan BBM di 8 SPBU di Kabupaten Luwu Utara dan 8 SPBU di Kabupaten Luwu Timur.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, Pertamina sudah menempuh pola suplai alternatif untuk memastikan BBM tersedia di Luwu Utara dan Luwu Timur dengan jenis Pertalite dan Biosolar.
Sebagaimana diketahui pasca kejadian tersebut, transportasi ditempuh melalui beberapa jalur alternatif yang tidak sepenuhnya beraspal sehingga setelah hujan mengguyur selama beberapa hari banyak mobil terjebak di jalur alternatif tersebut. Termasuk mobil tangki dari Terminal BBM Palopo yang menjadi Terminal BBM utama yang biasanya menyuplai BBM ke Luwu Utara dan Luwu Timur.
Baca Juga: Warga di Sekitar Jalan Palopo-Toraja Utara Diimbau Waspada Longsor
Antisipasi oleh Pertamina sudah dilakukan sejak tanggal 3 November melalui alternatif pengiriman dari Terminal BBM Poso, Terminal BBM Kolonedale, Terminal BBM Kolaka dan dari Terminal BBM Palopo sendiri dengan suplai BBM mencapai 160 - 320 kilo liter per hari untuk normalisasi pasokan BBM di 8 SPBU di Kabupaten Luwu Utara dan 8 SPBU di Kabupaten Luwu Timur.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, Pertamina sudah menempuh pola suplai alternatif untuk memastikan BBM tersedia di Luwu Utara dan Luwu Timur dengan jenis Pertalite dan Biosolar.
Lihat Juga :