Aramco Batal Bangun Cilacap, Pertamina Cari Mitra Baru

Jum'at, 05 Juni 2020 - 15:21 WIB
loading...
Aramco Batal Bangun...
Kilang minyak Pertamina Cilacap. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan tidak akan bekerjasama dengan Saudi Aramco di proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap, Jawa Tengah. Keputusan ini diambil setelah BUMN perminyakan asal Arab Saudi itu menyatakan mundur.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang menjelaskan, mundurnya Aramco dikarenakan tidak ada kesepakatan di antara kedua pihak terkait valuasi yang ditawarkan Pertamina di proyek ini.

Adapun keputusan itu disampaikan Aramco pada akhir April, setelah intens berkomunikasi dengan Pertamina.

"Setelah intens komunikasi, akhir April, pihak Aramco menyadari betul bahwa bagi Indonesia, RDMP Cilacap ini sangat penting. Karena itu, Aramco mempersilakan Pertamina bangun kilang Cilacap ini dan mengingat Saudi Aramco, ya silakan pertamina lanjutkan. Artinya mereka dengan sadar sepenuhnya mereka tidak bisa bergabung bangun kilang Cilacap ini," ujar Ignatius di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Baca: Pertamina Beberkan Pentingnya Membangun Kilang Minyak Baru di Tanah Air

Sambung dia, Pertamina akan mencari mitra baru dalam membangun kilang Cilacap. Saat ini, pembebasan lahan sudah selesai dan tinggal menunggu mitra baru dalam menjalankan pembangunan kilang Cilacap.

"Sekarang ini sedang dalam proses mencari mitra baru, lahan sudah clear sambil coba peluang apa yang bisa kita bangun lebih dahulu sambil tunggu mitra baru, mempersiapkan skema bisnis dengan belajar dari mitra Saudi Aramco atau kerja sama lainnya yang tidak lanjut," katanya.

Dia menambahkan, batalnya kerja sama ini tidak menganggu proyek lainnya. Perseroan memastjkan akan melakukan percepatan pembangunan. Pasalnya RDMP Cilacap ditargetkan selesai pada 2022. Modifikasi ini akan menambah kapasitas kilang Cilacap dari saat ini 348 ribu barel per hari (bph) menjadi 400 ribu bph.

"Kita akan lakukan percepatan beberapa proyek terkait bio refinery sebagai bagian dari RDMP tersebut dan akan lebih cepat juga karena ini sifatnya modifikasi. Mungkin tahun 2022 sudah bisa beroperasi bio refinery skala kecil di sana. Lalu perbaikan kualitas untuk penuhi standar euro 5 sambil kita cari strategic partner," pungkasnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Raksasa Minyak Saudi...
Raksasa Minyak Saudi Aramco Siap Jual Aset Rp616 Triliun, Terbesar dalam Sejarah
Dunia Kehilangan 100...
Dunia Kehilangan 100 Juta Barel Minyak Tiap Minggu! Bos Aramco Bunyikan Peringatan Darurat
Aramco Raup Cuan Rp561...
Aramco Raup Cuan Rp561 Triliun! Terungkap Cara Cerdik Saudi Amankan Minyak Tanpa Selat Hormuz
MT Gamsunoro, Skema...
MT Gamsunoro, Skema Pengoperasian Kapal dan FoC
Aramco Peringatkan Dunia...
Aramco Peringatkan Dunia Dekati Krisis Bahan Bakar yang Parah
3 Terdakwa Kasus Minyak...
3 Terdakwa Kasus Minyak Mentah Dituntut 8 hingga 14 Tahun Penjara
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved