Dibayangi Inflasi China dan AS, IHSG Ditutup Ambles ke Level 6.651

Jum'at, 12 November 2021 - 16:11 WIB
loading...
Dibayangi Inflasi China...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah -40,2 poin ATAU -0,60% di level 6.651. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah -40,2 poin ATAU -0,60% di level 6.651. Terdapat 212 emiten menguat, 304 yang melemah dan 155 lainnya stagnan dengan total transaksi mencapai Rp11,6 triliun dari 45,5 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Direktur Ekuator Swarna Investama Hans Kwee mencermati tren inflasi Amerika Serikat dan China masih menjadi sentimen pemicu penurunan pergerakan indeks di Asia, termasuk IHSG. Hans Kwee mengkhawatirkan negeri tirai bambu itu bakal memasuki masa stagflasi di mana tingkat inflasi yang tinggi, namun pertumbuhan ekonomi justru melambat.

"Memang yang perlu kita perhatikan saat ini adalah tren inflasi di Amerika Serikat dan China. Tapi sebenernya di China yang perlu kita perhatikan justru producen price index (PPI) nya, yang naik cukup tinggi 13,5 persen yoy," kata Hans Kwee kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga: Dibuka di Zona Hijau, IHSG Naik ke Level 6.711

Hans memandang bahwa stagflasi adalah penyakit yang perlu diwaspadai mengingat perlambatan ekonomi pada kuartal ketiga 2021 yang menyasar sejumlah negara-negara besar di dunia.

"Pelaku pasar khawatir China bakal memasuki masa stagflasi di mana inflasinya tinggi, namun pertumbuhan ekonomi justru melambat. Ini salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Banyak investor yang berpikir bahwa pemulihan ekonomi bakal melesat, namun kenyataannya justru melambat pada kuartal ketiga." lanjutnya.

Menyusul IHSG, beberapa indeks terpantau bergerak merosot seperti indeks LQ45 turun (-0,66%) di 951,43, JII melemah (-0,11%) di 566,51, IDX30 melemah (-0,63%) di 507,84, dan MNC36 anjlok (-0,93%) di 321,50.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved