Rupiah Menguat ke Rp13.877, Gubernur BI: Masih Undervalued
Jum'at, 05 Juni 2020 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
"Indikator premi risiko Indonesia CDS itu sekarang kurang lebih 126 bps, sudah menurun memang. Dulu pernah 245 bps, tertinggi. Tapi sekarang sekitar 126 bps tetapi kalau dibanding sebelum Covid, itu masih tinggi. Karena sebelum Covid, sempat 66 bps sampai 68 bps," katanya.
Sebagai informasi, penguatan juga terjadi di sejumlah mata uang Asia lainnya. Tercatat, dolar Singapura menguat 0,31%, ringgit Malaysia 0,34%, won Korea Selatan 0,66%, dan peso Filipina 0,39%.
Hal yang sama terjadi pada mayoritas mata uang di negara maju. Poundsterling Inggris menguat 0,13%, dolar Kanada 0,07%, dan dolar Australia 0,46%.
Sebagai informasi, penguatan juga terjadi di sejumlah mata uang Asia lainnya. Tercatat, dolar Singapura menguat 0,31%, ringgit Malaysia 0,34%, won Korea Selatan 0,66%, dan peso Filipina 0,39%.
Hal yang sama terjadi pada mayoritas mata uang di negara maju. Poundsterling Inggris menguat 0,13%, dolar Kanada 0,07%, dan dolar Australia 0,46%.
(bon)
Lihat Juga :